Aplikasi Pihak Ketiga Down, Begini Penjelasan Twitter

Rabu, 18 Januari 2023 - 08:14 WIB
loading...
Aplikasi Pihak Ketiga...
Setelah beberapa hari, Twitter akhirnya memberikan penjelasan mengapa banyak klien aplikasi pihak ketiga, seperti Tweetbot dan Twitterrific, tetap down. Foto/Reuters
A A A
SAN FRANSISCO - Setelah beberapa hari, Twitter akhirnya memberikan penjelasan mengapa banyak klien aplikasi pihak ketiga, seperti Tweetbot dan Twitterrific, tetap down. Namun, jawaban dari perusahaan milik Elon Musk ini tidak membuat siapa pun puas.

Twitter hanya memberikan penjelasan bahwa aplikasi pihak ketiga melanggar aturan API-nya. Namun masih belum jelas aturan mana, jika ada, yang benar-benar dilanggar.

“Twitter menegakkan aturan API yang sudah lama ada. Itu dapat mengakibatkan beberapa aplikasi tidak berfungsi,” keterangan akun Twitter Dev resmi dalam keterangan singkat melalui tweet yang dikutip SINDOnews dari laman pcmag, Rabu (18/1/2023).

Baca juga; Banned Akun Twitter Wartawan dan Larang Link Mastodon, Elon Musk Diperingatkan Pejabat Uni Eropa

Antarmuka pemrograman aplikasi (application programming interface/API) Twitter dirancang untuk memungkinkan situs dan aplikasi pihak ketiga menarik tweet dari layanan. Namun kebijakan untuk API mencakup berbagai batasan, yang dapat melarang klien pihak ketiga mengumpulkan data lokasi.

Oleh karena itu, pernyataan dari akun Pengembang Twitter menilai bahwa klien pihak ketiga melanggar API Twitter dengan cara tertentu. Namun, perusahaan tidak menjelaskan aturan mana yang sebenarnya dilanggar. Jadi klien pihak ketiga belum memiliki solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Ketidakjelasan tersebut menyebabkan co-creator Tweetbot, Paul Haddad, menanggapi dengan leluconnya sendiri. “Saya ingin meminta maaf secara terbuka kepada Twitter karena telah melanggar aturan API lama,” tulisnya di akun Mastodon miliknya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Elon Musk Prediksi AI...
Elon Musk Prediksi AI Akan Membuat Manusia Tak Perlu Bekerja
X Batasi Pengguna Gratis...
X Batasi Pengguna Gratis hanya 50 Tweet Sehari
MNC University Edukasi...
MNC University Edukasi Siswa Baru SMPN 72 Jakarta tentang Bijak Bermedia Sosial
Luncurkan Aplikasi Gerakan...
Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Hidayatullah Perkuat Filantropi Islam Berbasis Digital
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Rekomendasi
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Dedi Mulyadi Menilai Keputusan Hakim Sudah Tepat
Hukum Menikah di Bulan...
Hukum Menikah di Bulan Safar, Benarkah Membawa Sial? Ini Dalil dan Penjelasan Ulama
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Infografis
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved