5 Fakta S-400 Triumf, Sistem Pertahanan Udara Canggih Milik Rusia yang Dibeli India

Selasa, 17 Januari 2023 - 19:50 WIB
loading...
A A A
Kemudian ada juga rudal 40N6 yang diklaim bisa menjangkau 400 km dan dilengkapi pelacak radar aktif untuk menghalau target udara. Selain itu, hadir juga jenis seperti 9M96E dan 9M95E2 yang bisa menyerang target bergerak dengan probabilitas hit yang tinggi.

4. Fitur Canggih

Sistem S-400 Triumf dibekali sejumlah radar seperti pelacakan target 92N6E, radar pengawasan 3D Cheese Board 96L6, hingga 91N6E Big Bird. Mengutip Army Technology, radar tersebut bisa mendeteksi sekaligus melacak pesawat, rudal jelajah, peluru kendali, drone, dan sejenisnya dalam jarak 600 km.

Selain itu, ada juga sistem komando dan kontrol 55K6E yang disematkan pada kendaraan pos komando Ural-532301. Pos tersebut dilengkapi konsol LCD untuk memproses data pengawasan, memantau radar dan ancaman, serta lain sebagainya.

5. Riwayat Layanan

Sejak memasuki layanan Rusia, S-400 Triumf beroperasi di berbagai area utama pertahanan Kremlin seperti Kaliningrad. Sebelumnya, mereka juga pernah dikerahkan di Suriah pada tahun 2015.

Selain digunakan pribadi oleh Rusia, sistem pertahanan udara tersebut juga diekspor ke negara lain yang meminatinya. Pada tahun 2015, China menandatangani perjanjian untuk membeli 6 unit. Sementara itu yang terbaru India juga dikabarkan akan segera menerimanya di tahun 2023 ini.

Demikian ulasan mengenai sejumlah fakta dari S-400 Triumf, sistem pertahanan udara milik Rusia yang memiliki kemampuan menakjubkan.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
WhatsApp, Facebook,...
WhatsApp, Facebook, dan Instagram Diblokir Total di Rusia
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rekomendasi
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Berita Terkini
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved