Buntut Pemilihan V-280 Valor Gantikan Helikopter Black Hawk, Sikorsky Protes Defiant X Diabaikan
Kamis, 29 Desember 2022 - 22:05 WIB
loading...
A
A
A
Lemmo dalam pernyataan mengatakan, bahwa helikopter Defiant X (SB-1 Defiant) adalah pesawat transformasional yang dibutuhkan Angkatan Darat untuk menyelesaikan misi kompleks saat ini dan di masa depan. “Misi FLRAA penting bagi Angkatan Darat dan bangsa kita untuk mendapatkan solusi yang paling mampu, terjangkau, dan berisiko paling rendah,” ujarnya.
![Buntut Pemilihan V-280 Valor Gantikan Helikopter Black Hawk, Sikorsky Protes Defiant X Diabaikan]()
Dalam program FLRAA atau pengadaan Pesawat Serbu Jarak Jauh Masa Depan, Sikorsky yang bekerja sama dengan Boeing menawarkan konsep helikopter majemuk dengan rotor koaksial kaku. Helikopter yang disebut SB-1 Defiant menggunakan dua mesin turboshaft Honeywell T55, dan pertama kali terbang pada 21 Maret 2019.
Baca juga; Helikopter Defiant Calon Pengganti Black Hawk Selesaikan Uji Penerbangan Terjauh
Rotor koaksial adalah dua rotor utama yang dipasang pada satu tiang, berbagi sumbu rotasi yang sama tetapi berputar berlawanan arah, satu di atas yang lain. Model rotor ini menghasilkan daya lebih besar dan laju helikopter lebih cepat.
Sedangkan Bell menghadirkan konsep berbeda, berupa pesawat tiltrotor yang disebut V-280 Valor. Tiltrotor berarti pesawat yang mampu lepas landas dan mendarat secara vertikal, dengan rotor yang dipasang di atau dekat ujung sayap yang dapat diubah secara fleksibel secara vertikal ke horizontal.

Dalam program FLRAA atau pengadaan Pesawat Serbu Jarak Jauh Masa Depan, Sikorsky yang bekerja sama dengan Boeing menawarkan konsep helikopter majemuk dengan rotor koaksial kaku. Helikopter yang disebut SB-1 Defiant menggunakan dua mesin turboshaft Honeywell T55, dan pertama kali terbang pada 21 Maret 2019.
Baca juga; Helikopter Defiant Calon Pengganti Black Hawk Selesaikan Uji Penerbangan Terjauh
Rotor koaksial adalah dua rotor utama yang dipasang pada satu tiang, berbagi sumbu rotasi yang sama tetapi berputar berlawanan arah, satu di atas yang lain. Model rotor ini menghasilkan daya lebih besar dan laju helikopter lebih cepat.
Sedangkan Bell menghadirkan konsep berbeda, berupa pesawat tiltrotor yang disebut V-280 Valor. Tiltrotor berarti pesawat yang mampu lepas landas dan mendarat secara vertikal, dengan rotor yang dipasang di atau dekat ujung sayap yang dapat diubah secara fleksibel secara vertikal ke horizontal.

Lihat Juga :