Bak Punya Roket di Kaki, Ini Penjelasan Ilmiah Gol Sundulan En-Nesyri yang Pulangkan Portugal
Minggu, 11 Desember 2022 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
.jpg)
Lalu bagaimana pandangan ilmiah tentang kemampuan Youssef En-Nesyri dan Cristiano Ronaldo yang bisa melompat sangat tinggi. Rhett Allain, profesor fisika di Universitas Louisiana Tenggara, Amerika Serikat dalam tulisan "Pandangan Ilmiah mengenai Lompatan Vertikal di Cabang Olahraga", yang ditulis di WIRED menyebutkan melompat adalah suatu upaya fisik yang kompleks.
Dari sudut pandang fisika melompat seperti yang dilakukan Cristiano Ronaldo dan Youssef En-Nesyri sangat kompleks dan itu bahkan tidak disadari para atlet. "Melompat merupakan tindakan yang menggabungkan energi, inersia, massa, dan momentum, dengan faktor fisiologis dan biomekanik," tulisnya.
Dia menyebutkan lompatan yang ada saat ini dibedakan dalam dua cara yakni lompatan vertikal dan lompatan sambil berlari. Kecepatan berlari bisa menghasilkan momentum yang tidak didapat dari melompat vertikal.
"Kecepatan adalah hasil dari kontraksi otot. Semakin cepat mereka berkontraksi, semakin besar torsi, atau putaran lengan atau tungkai di sekitar sendi. Jika kontraksi dan torsi otot disalurkan ke arah yang benar, tubuh dapat mencapai daya angkat," jelasnya.
Hanya saja hal itu tidak semudah apa yang dikatakan. Ada beberapa faktor yang membuat hal itu sangat sulit dilakukan. Pertama faktor otot dan berat badan yang ada.
Baca juga : Puluhan Mobil Modifikasi Berebut Gelar Master di Final BlackAuto Battle 2022
Lihat Juga :