PBB Sebut Aktivitas Perusahaan Tambang Mempercepat Terjadinya Kiamat

Jum'at, 09 Desember 2022 - 12:49 WIB
loading...
PBB Sebut Aktivitas...
PBB akui aktivitas perusahaan tambang yang hanya mengutamakan keuntungan akan mempercepat terjadinya kiamat. FOTO/ IST
A A A
MONTREAL - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebut selain pemanasan global, perusahaan tambang di seluruh dunia mempercepat datangnya kiamat.

BACA JUGA - Astrofisikawan Perkirakan Kiamat Dimulai dari Padamnya Matahari

Sekjen PBB, Antonio Guterres menegaskan, sikap serakah yang mementingkan kekayaan menjadikan ekosistem dunia sebagai 'sumber keuntungan', sehingga dikhawatirkan merugikan populasi global.

“Dengan sikap keserakahan yang tidak ada batasnya untuk mengembangkan perekonomian hingga tidak terkendali dan seimbang, manusia sendiri menjadi 'senjata pemusnah massal' untuk dunia,” ujar Antonio seperti dilansir dari AFP Jumat (9/12/2022)

Guterres berada di Montreal untuk menyampaikan ceramah sehubungan dengan konferensi keanekaragaman hayati.

Konferensi yang dikenal dengan COP15 itu mengungkapkan berbagai spesies tumbuhan dan hewan yang semakin terancam punah dan krisis terkait.

Sebelum Guterres menyampaikan pidatonya, lebih dari 10 pengunjuk rasa Pribumi mengganggu pidato Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau yang menjadi tuan rumah bersama acara tersebut dengan China.

Kelompok itu membawa spanduk bertuliskan 'Membunuh Orang Asli, Membunuh Lingkungan' dan 'Hentikan penghancuran tanah kami secara sembarangan untuk menyelamatkan biologi'.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Berantas Mafia Tambang,...
Berantas Mafia Tambang, DPRPT Dorong Izin Tambang Rakyat Diserahkan ke Provinsi
Rekomendasi
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved