Dihukum 11 Tahun Penjara, Ini Kisah Elizabeth Holmes yang Menipu Dunia Medis

Sabtu, 19 November 2022 - 16:38 WIB
loading...
Dihukum 11 Tahun Penjara,...
Elizabeth Holmes menipu industri medis lewat perusahaan Theranos dan dihukum 11 tahun penjara. Foto: ist
A A A
CALIFORNIA - Nama Elizabeth Holmes mendadak viral. Wanita cantik yang CEO perusahaan medis Theranos itu bikin heboh setelah mendapatkan vonis hukuman lebih dari 11 tahun penjara. Musababnya: melakukan penipuan besar-besaran.

Padahal, Elizabeth Holmes dulu dielu-elukan di dunia medis. Ia dianggap sebagai Steve Jobs di dunia medis lewat perusahaan bioteknologi Theranos.

Selama 15 tahun, Holmes yang ambisius mampu meyakinkan investor bahwa perusahaannya mengembangkan perangkat medis revolusioner. Perangkat yang akan merevolusi industri medis.

Holmes mengklaim Theranos bisa membuat teknologi yang bisa menjalankan lebih dari 240 tes hanya dengan beberapa tetes darah. Mulai dari kanker hingga diabetes.

Normalnya, dengan teknologi medis yang ada saat ini, butuh sampel yang jauh lebih besar.

Namun ternyata teknologi perusahaan tersebut hanya khayalan. Theranos ternyata memberikan hasil yang tidak akurat kepada pasien. Teknologi baru di dunia medis itu tidak pernah terwujud. Sebab, Theranos teranjur bangkrut. Dan uang investor menguap.

Bahkan Holmes juga dinyatakan tidak bersalah atas dua dakwaan. Satu dakwaan menipu pasien dan satu dakwaan konspirasi untuk menipu pasien.

Dibandingkan dengan Steve Jobs
Dihukum 11 Tahun Penjara, Ini Kisah Elizabeth Holmes yang Menipu Dunia Medis

Elilzabeth Holmes bersama dengan mantan Presiden AS Bill Clinton. Foto: ist

Pada 2014, Holmes yang saat itu berusia 30 tahun berada di puncak popularitas. Ia cantik. Masih muda. Cerdas. Drop out dari Universitas Stanford pada usia 19. Lalu, langsung bikin perusahan.

Hebatnya, ia bisa meyakinkan banyak sekali investor besar. Mulai dari Menteri Keuangan AS George Schultz, hingga Rupert Murdoch ikut berinvestasi.

Majalah Forbes menyebutnya sebagai wanita biliuner termuda di dunia. Sedangkan Inc. melabelinya sebagai Steve Jobs baru. Theranos, saat itu memiliki valuasi USD9 miliar (Rp141 triliun).

Holmes juga dikabarkan pernah menjalin cinta dengan Sunny Balwani, seorang taipan yang pernah jadi chief operating officer dan presiden Theranos. Keduanya lantas puntus dan Sunny mundur dari CEO.

Pada 2015, kebusukan Holmes mulai tercium. Ternyata, ia tidak punya teknologi yang disebutkan. Pada 2018, Theranos kolaps.

Pada Januari 2022, Holmes dihukum pengadilan di California atas empat tuduhan penipuan, yang masing-masing diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Juri memutuskan dia tidak bersalah atas empat dakwaan tapi gagal mencapai vonis atas tiga dakwaan lainnya. Holmes, yang mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan, mencari persidangan baru tetapi permintaan itu ditolak. Dia akhirnya dihukum 11 tahun dan 3 bulan di penjara.

BACA JUGA: Waspada 4 Kejahatan Siber Piala Dunia Qatar 2022, Mulai Tiket Palsu hingga Website Abal-abal

"Saya berdiri di hadapan Anda untuk bertanggung jawab atas Theranos. Saya mencintai Theranos. Itu adalah pekerjaan hidup saya,” kata Holmes di pengadilan.

"Saya hancur oleh kegagalan saya. Setiap hari selama beberapa tahun terakhir saya merasakan sakit yang mendalam atas apa yang dialami orang karena saya mengecewakanmereka."
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Posisi Kedua...
Indonesia Posisi Kedua Negara yang Paling Mudah Dibodoh-bodohi
Pelatihan 5 Menit Ini...
Pelatihan 5 Menit Ini Bisa Mengetahui Penipuan dengan Modus Wajah Buatan AI
Era Mama Minta Pulsa...
Era Mama Minta Pulsa Tamat! Registrasi Kartu Kini Wajib Pindai Wajah
Modus Baru Kuras Rekening:...
Modus Baru Kuras Rekening: Hati-Hati Jebakan Refund QRIS Palsu Mengatasnamakan Ekspedisi
Waspada! Skema Ponzi...
Waspada! Skema Ponzi TikTok Live: Modal Gift Galaxy Dijanjikan Puluhan Juta
DPR AS Selidiki Starlink...
DPR AS Selidiki Starlink Milik Elon Musk Terkait Penipuan di Myanmar
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Davina Karamoy Penuhi...
Davina Karamoy Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Rekomendasi
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Latihan Rahasia Korea...
Latihan Rahasia Korea Selatan Disusupi Drone Jelang Hadapi Meksiko
MBG Dihentikan saat...
MBG Dihentikan saat Libur Sekolah, BGN Sebut Hemat Anggaran Rp3 Triliun
Berita Terkini
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved