Modus Baru Kuras Rekening: Hati-Hati Jebakan Refund QRIS Palsu Mengatasnamakan Ekspedisi

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:44 WIB
loading...
Modus Baru Kuras Rekening:...
Hati-hati dengan link phishing dan QRIS bodong yang sedang marak belakangan ini. Foto: Sindonews/ChatGPT
A A A
JAKARTA - Waspada, modus penipuan daring dengan kedok pengembalian dana atau refund menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) kini semakin marak menyasar konsumen jasa logistik di Tanah Air.

Para pelaku kejahatan siber memanfaatkan celah psikologis kepanikan konsumen dan minimnya literasi digital untuk menguras saldo rekening dalam hitungan detik.

Industri logistik nasional kini tengah menghadapi tantangan paradoksal. Di satu sisi, volume pengiriman barang meningkat pesat seiring digitalisasi ekonomi, namun di sisi lain, hal ini membuka "lahan basah" bagi sindikat penipu.

Berdasarkan data survei tahun 2025 yang dirilis Diginex bersama Inventure dan Ivosights, tercatat angka yang mengkhawatirkan: 26,5 persen masyarakat Indonesia mengaku pernah menjadi koran penipuan daring (online scam).

Statistik ini bukan sekadar angka di atas kertas. Laporan Online Scams in Indonesia dari Kaspersky Lab turut mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat kerawanan penipuan digital tertinggi di kawasan ASEAN.

Realitas inilah yang mendorong J&T Cargo meluncurkan kampanye literasi bertajuk “Jangan Ketipu, Cek Dulu” pada 21 Januari 2026, sebagai benteng pertahanan terakhir bagi konsumen.

Modus Operandi: Memainkan Psikologi Korban

Analisis terhadap pola kejahatan ini menunjukkan adanya evolusi metode yang semakin canggih. Para pelaku tidak lagi sekadar menebar jaring acak, melainkan melakukan pendekatan terarah (targeted) dengan menyamar sebagai petugas layanan pelanggan (customer service).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Posisi Kedua...
Indonesia Posisi Kedua Negara yang Paling Mudah Dibodoh-bodohi
Kode QR Terkecil di...
Kode QR Terkecil di Dunia hanya Bisa Dibaca dengan Mikroskop Elektron
Digitalisasi Toko Kelontong:...
Digitalisasi Toko Kelontong: Telkomsel dan SRC Sulap 250.000 Ritel Tradisional Jadi Smart Store!
Pelatihan 5 Menit Ini...
Pelatihan 5 Menit Ini Bisa Mengetahui Penipuan dengan Modus Wajah Buatan AI
Era Mama Minta Pulsa...
Era Mama Minta Pulsa Tamat! Registrasi Kartu Kini Wajib Pindai Wajah
Waspada! Skema Ponzi...
Waspada! Skema Ponzi TikTok Live: Modal Gift Galaxy Dijanjikan Puluhan Juta
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Lisa Mariana Diduga...
Lisa Mariana Diduga Tipu Klien Endorsement, Korban Mengaku Rugi Ratusan Juta
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Rekomendasi
Eks Sekjen MPR Maruf...
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Kenakan Rompi Oranye usai Diperiksa KPK, Langsung Ditahan
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
PB PMII Dukung Polri...
PB PMII Dukung Polri Usut Tuntas 3 Kasus Besar Korupsi 
Berita Terkini
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved