5 Fakta Rudal S 300, yang Diduga Milik Rusia Menghantam Polandia
Kamis, 17 November 2022 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
Dilansir dari laman missilethreat-csis.org, Pengembangan rudal ini dimulai pada tahun 1967 oleh Almaz Central. Memperkuat pertahanan udara menjadi salah satu alasan dibuatnya senjata mematikan ini.
2. Terdapat Beberapa Versi Rudal S-300
S-300 kini telah dibuat dalam berbagai versi dengan jangkauan dan kemampuan teknis yang berbeda. Kisaran maksimum rudal standar adalah 150 km dan hulu ledak berbobot 133-143 kg, menurut Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS).
Beberapa jenis rudal S-300 yang telah dikembangkan di antaranya, S-300P yang dikembangkan pada tahun 1967, dan S-300V dikembangkan di tahun 1983.
3. Menggunakan Lebih dari 20 Varian Rudal
Dalam spesifikasinya, S-300 merupakan sistem senjata ekspansif yang telah menggunakan lebih dari 20 varian rudal. Senjata ini berdiameter 0,51 m dengan jangkauan maksimum 47 km sampai 150 km.
Sementara kecepatan rudal ini dapat mencapai 4.300 km/jam dan dapat mengenai target yang bergerak dengan kecepatan 10.000 km/jam. Untuk peluncuran, nantinya rudal ini akan dibawa dengan transporter elector launcher (TEL) 9P85S.
Baca juga : Perbedaan Rudal Hipersonik dan Rudal Balistik, Lebih Hebat Mana?
2. Terdapat Beberapa Versi Rudal S-300
S-300 kini telah dibuat dalam berbagai versi dengan jangkauan dan kemampuan teknis yang berbeda. Kisaran maksimum rudal standar adalah 150 km dan hulu ledak berbobot 133-143 kg, menurut Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS).
Beberapa jenis rudal S-300 yang telah dikembangkan di antaranya, S-300P yang dikembangkan pada tahun 1967, dan S-300V dikembangkan di tahun 1983.
3. Menggunakan Lebih dari 20 Varian Rudal
Dalam spesifikasinya, S-300 merupakan sistem senjata ekspansif yang telah menggunakan lebih dari 20 varian rudal. Senjata ini berdiameter 0,51 m dengan jangkauan maksimum 47 km sampai 150 km.
Sementara kecepatan rudal ini dapat mencapai 4.300 km/jam dan dapat mengenai target yang bergerak dengan kecepatan 10.000 km/jam. Untuk peluncuran, nantinya rudal ini akan dibawa dengan transporter elector launcher (TEL) 9P85S.
Baca juga : Perbedaan Rudal Hipersonik dan Rudal Balistik, Lebih Hebat Mana?
Lihat Juga :