Pelajari Reproduksi di Luar Angkasa, China Kawinkan Monyet di Stasiun Tiangong
Kamis, 03 November 2022 - 21:11 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi hewan yang lebih besar, terutama monyet, memiliki lebih banyak kesamaan dengan manusia. “Eksperimen ini akan membantu meningkatkan pemahaman kita tentang adaptasi organisme terhadap gayaberat mikro dan lingkungan luar angkasa lainnya,” katanya.
![Pelajari Reproduksi di Luar Angkasa, China Kawinkan Monyet di Stasiun Tiangong]()
Eksperimen ini sangat penting karena banyak negara merencanakan permukiman jangka panjang di orbit sekitar bulan atau Mars. Penelitian ini untuk mengetahui, apakah manusia dapat berkembang biak di luar angkasa, setelah menjadi pertanyaan selama beberapa dekade. “Eksperimen ini akan diperlukan,” ujar Kee.
Sebelumnya, pesawat ulang-alik Endeavour Amerika Serikat menerbangkan pasangan yang sudah menikah, Jan Davis dan Mark Lee, ke Stasiun Luar Angkasa Internasional pada tahun 1992. Namun NASA mengatakan tidak ada astronot, sejauh pengetahuannya, melakukan hubungan seks di luar angkasa.
Baca juga; Tiangong Bakal Jadi Stasiun Luar Angkasa Tercanggih, Punya 8 Lab Ruang Angkasa
Adam Watkins, seorang profesor fisiologi reproduksi dan perkembangan di Universitas Nottingham di Inggris, mengatakan ada beberapa kesulitan yang dihadapi di luar angkasa, termasuk soal reporduksi. Pertama melakukan hubungan dekat satu sama lain di bawah gravitasi nol itu sangat sulit.

Eksperimen ini sangat penting karena banyak negara merencanakan permukiman jangka panjang di orbit sekitar bulan atau Mars. Penelitian ini untuk mengetahui, apakah manusia dapat berkembang biak di luar angkasa, setelah menjadi pertanyaan selama beberapa dekade. “Eksperimen ini akan diperlukan,” ujar Kee.
Sebelumnya, pesawat ulang-alik Endeavour Amerika Serikat menerbangkan pasangan yang sudah menikah, Jan Davis dan Mark Lee, ke Stasiun Luar Angkasa Internasional pada tahun 1992. Namun NASA mengatakan tidak ada astronot, sejauh pengetahuannya, melakukan hubungan seks di luar angkasa.
Baca juga; Tiangong Bakal Jadi Stasiun Luar Angkasa Tercanggih, Punya 8 Lab Ruang Angkasa
Adam Watkins, seorang profesor fisiologi reproduksi dan perkembangan di Universitas Nottingham di Inggris, mengatakan ada beberapa kesulitan yang dihadapi di luar angkasa, termasuk soal reporduksi. Pertama melakukan hubungan dekat satu sama lain di bawah gravitasi nol itu sangat sulit.
Lihat Juga :