Gelombang Terbaru, Rusia Kirim 8 Tank T-90 ke Ukraina
Selasa, 25 Oktober 2022 - 11:01 WIB
loading...
Satu rangkaian kereta membawa delapan tank T-90 dalam perjalanan ke Ukraina terlihat di stasiun Samara di tenggara Rusia Eropa. Foto/BulgarianMilitary
A
A
A
MOSKOW - Tampaknya Rusia terus mengirim tank terbaik ke medan perang Ukraina, meskipun dalam jumlah yang lebih kecil. Satu rangkaian kereta membawa delapan tank T-90 dalam perjalanan ke Ukraina terlihat di stasiun Samara di tenggara Rusia Eropa.
Patut dicatat bahwa batch baru terdiri dari delapan tank tempur utama T-90, tanpa modifikasi. Semua tank yang dikirim tanpa dilengkapi armor reaktif atau persenjataan tambahan. Kondisi ini kontras dengan tank T-90 utama yang telah dilengkapi fitur tambahan dan dikirim ke Ukraina.
Video yang merekam kereta membawa delapan tank T-90 diperkirakan baru 24 jam lalu. Ini kontras dengan kunjungan Dmitry Medvedev, pemimpin partai Rusia Bersatu dan mantan Presiden dan Perdana Menteri, ke Uralvagonzavod di Nizhny Tagil. Mr Medvedev berada di pabrik tank terbesar Rusia atas perintah Mr Vladimir Putin, Presiden Rusia, untuk memeriksa jalannya produksi tank.
Baca juga; Rusia Modernisasi Tank Paling Canggih T-90, Mampu Identifikasi Musuh Sejauh 5 Km
Medvedev menggunakan saluran Telegramnya untuk menginformasikan kepada publik tentang kunjungan tersebut. Di akhir pesannya, dia secara tidak langsung berbicara kepada negara-negara Barat, meyakinkan mereka bahwa Rusia tidak akan kehabisan senjata.
“Membaca analisis musuh, saya telah berulang kali menemukan klaim bahwa peralatan militer dan senjata yang dibutuhkan di Rusia akan segera habis. Seolah-olah mereka telah menyia-nyiakan segalanya. Jangan terlalu berharap. Produksi senjata dan peralatan khusus berlipat ganda ke segala arah: dari tank dan meriam hingga rudal presisi dan drone. Tunggu!" tulis Medvedev dikutip SINDOnews dari laman Bulgarian Military, Selasa (25/10/2022).
Terlepas dari klaim Medvedev, pengiriman delapan tank tidak dapat digambarkan sebagai “persediaan senjata yang tidak habis-habisnya”. Uralvagonzavod mungkin beroperasi pada kapasitas produksi total, tetapi tank yang dihasilkan dari jalur produksi tidak dalam jumlah besar.
Patut dicatat bahwa batch baru terdiri dari delapan tank tempur utama T-90, tanpa modifikasi. Semua tank yang dikirim tanpa dilengkapi armor reaktif atau persenjataan tambahan. Kondisi ini kontras dengan tank T-90 utama yang telah dilengkapi fitur tambahan dan dikirim ke Ukraina.
Video yang merekam kereta membawa delapan tank T-90 diperkirakan baru 24 jam lalu. Ini kontras dengan kunjungan Dmitry Medvedev, pemimpin partai Rusia Bersatu dan mantan Presiden dan Perdana Menteri, ke Uralvagonzavod di Nizhny Tagil. Mr Medvedev berada di pabrik tank terbesar Rusia atas perintah Mr Vladimir Putin, Presiden Rusia, untuk memeriksa jalannya produksi tank.
Baca juga; Rusia Modernisasi Tank Paling Canggih T-90, Mampu Identifikasi Musuh Sejauh 5 Km
Medvedev menggunakan saluran Telegramnya untuk menginformasikan kepada publik tentang kunjungan tersebut. Di akhir pesannya, dia secara tidak langsung berbicara kepada negara-negara Barat, meyakinkan mereka bahwa Rusia tidak akan kehabisan senjata.
“Membaca analisis musuh, saya telah berulang kali menemukan klaim bahwa peralatan militer dan senjata yang dibutuhkan di Rusia akan segera habis. Seolah-olah mereka telah menyia-nyiakan segalanya. Jangan terlalu berharap. Produksi senjata dan peralatan khusus berlipat ganda ke segala arah: dari tank dan meriam hingga rudal presisi dan drone. Tunggu!" tulis Medvedev dikutip SINDOnews dari laman Bulgarian Military, Selasa (25/10/2022).
Terlepas dari klaim Medvedev, pengiriman delapan tank tidak dapat digambarkan sebagai “persediaan senjata yang tidak habis-habisnya”. Uralvagonzavod mungkin beroperasi pada kapasitas produksi total, tetapi tank yang dihasilkan dari jalur produksi tidak dalam jumlah besar.

Lihat Juga :