Tersisa 50 Ekor, Spesies Paus Baru Ditemukan Hidup Eksklusif di Perairan AS

Kamis, 20 Oktober 2022 - 17:25 WIB
loading...
A A A
Dalam surat tersebut, para peneliti menjelaskan bahwa ancaman utama terhadap paus Rice terkait dengan pengeboran dan eksplorasi bahan bakar fosil di Teluk Meksiko. Para peneliti memperkirakan bahwa pada tahun 2010, bencana Deepwater Horizon, tumpahan minyak laut terbesar dalam sejarah manusia, yang melepaskan sekitar 377.000 metrik ton minyak ke Teluk Meksiko, bertanggung jawab atas kematian sekitar 20% populasi paus Rice.

Baca juga; Ajaib, Paus Bungkuk Tetap Hidup Setelah 4 Jam Diserang Gerombolan Paus Pembunuh

Para ilmuwan percaya bahwa paus sangat rentan terhadap polusi suara yang diciptakan selama survei seismik, ketika perusahaan bahan bakar fosil meledakkan kolom air dengan gelombang suara yang kuat untuk mendeteksi potensi deposit minyak dan gas di bawah dasar laut. "Gelombang suara ini dapat mengganggu komunikasi, navigasi, dan perilaku makan cetacea dan bahkan membuat beberapa individu tuli secara permanen," tulis para peneliti.

Para peneliti juga menyoroti ancaman yang ditimbulkan oleh serangan kapal. Paus menghabiskan malam beristirahat di bagian atas sekitar 15 meter di bawah permukaan laut, yang membuat mereka sangat rentan terhadap serangan kapal. Paus Rice juga berpotensi rentan terjerat dalam alat tangkap hantu dan menjadi tangkapan sampingan yang tidak diinginkan dari perikanan skala besar.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Jadwal Lengkap Piala...
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Rekomendasi
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved