Kembali Tawar Twitter, Elon Musk Dikecam

Jum'at, 07 Oktober 2022 - 23:03 WIB
loading...
Kembali Tawar Twitter, Elon Musk Dikecam
Twitter kembali ditawar Bos besar Tesla Elon Musk, langkah ini rupanya membuat dirinya tuai kecaman. FOTO/ IST
A A A
TEXAS - Karyawan Twitter kesal dan khawatir setelah pemilik perusahaan Space X, Elon Musk, memperbarui tawarannya untuk membeli perusahaan mereka.

Musk menarik diri dari rencana untuk membeli perusahaan pada bulan Juli dan menghadapi tindakan hukum atas kepindahannya.

BACA JUGA - Elon Musk Ajak Pengikutnya Tinggalkan WhatsApp

Namun, pada hari Selasa, Musk mengejutkan Silicon Valley dengan menawarkan untuk menyelesaikan pembelian dengan harga aslinya sebesar USD44 miliar (Rp669 Triliun).

Aksi tersebut membuat para pekerja merasa tercengang.

Parker Lyons, seorang analis keuangan senior di Twitter, memposting beberapa foto termasuk seorang gadis muda menangis dengan judul: "Menulis email kecil saya hari ini."

Dia juga mengirim kartun yang menunjukkan karakter yang mencoba membuat rencana pada tahun 2023 dan diberi tahu: "Ini tidak berharga."

Sementara itu, beberapa karyawan mengungkapkan kekesalan mereka di forum obrolan Blind,

Sebelumnya diketahui, Elon Musk mengumumkan pembelian Twitter, namun dia meminta Twitter dapat menunjukkan bahwa kurang dari 5% penggunanya adalah bot, akun palsu atau spam.

Namun, rencana itu tidak terwujud, Musk, pengusaha miliarder itu mengajukan dokumen menarik diri dari kesepakatan pada bulan Juli.

Twitter kemudian menggugat Musk atas pembatalan pembelian itu agar dia tetap menepati janjinya. Sidang kasus ini dijadwalkan digelar di Delaware Court of Chancery pada 17 Oktober, seperti yang dicatat The Washington Post.

“Ini adalah tanda yang jelas bahwa Musk mengakui peluang untuk menang versus dewan Twitter di pengadilan sangat tidak mungkin. Kesepakatan USD44 miliar ini akan diselesaikan dengan satu atau lain cara,” kata Dan Ives, seorang analis di Wedbush Securities, sebuah perusahaan investasi yang berbasis di Los Angeles, menulis dalam catatan Selasa yang dikutip oleh Washington Post.

Ini bukan satu-satunya berita tentang Twitter dan Musk hari ini. Pada hari Senin 3 Oktober 2022, Musk men-tweet sebuah proposal untuk membantu mengakhiri invasi Rusia ke Ukraina. Gagasan miliarder itu termasuk mengizinkan Rusia untuk mempertahankan Krimea, yang dicaplok negara itu dari Ukraina pada 2014.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1974 seconds (11.210#12.26)