Rusia Jajaki Perpanjang Kerja Sama di ISS Sampai 2028, Kru Soyuz MS-22 Bawa 49 Percobaan Ilmiah
Sabtu, 24 September 2022 - 18:54 WIB
loading...
A
A
A
Pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22 diluncurkan dengan roket tiga tahap Soyuz-2.1a dari Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan. Di bawah program Rusia, mereka membawa 49 percobaan ilmiah dan berencana melakukan lima perjalanan ruang angkasa selama misi 188 hari di ISS.
“Lima spacewalk direncanakan akan diadakan selama spaceflight kami. Pekerjaan akan cukup intens, karena segera setelah kedatangan, kami akan mulai mempersiapkan pakaian luar angkasa untuk spacewalk pertama," kata kosmonot Dmitry Petelin.
Baca juga; Bertekad Tinggalkan ISS, Rusia Tunjukkan Model Stasiun Luar Angkasa Baru
Selama spacewalk mereka akan menggunakan lengan robot ERA, yang akan dioperasikan dari dalam stasiun oleh kosmonot Anna Kikina. Pesawat ruang angkasa juga akan membawa sekitar 120 kilogram muatan, termasuk dokumentasi di dalam pesawat, barang-barang sanitasi, kontrol medis, peralatan penelitian, barang-barang pribadi astronot, dan maskot ruang angkasa TASS.
"Nantinya, spacewalks akan diadakan setiap dua minggu. Sebagian besar pekerjaan akan ditujukan untuk mengintegrasikan modul laboratorium multi-fungsi (MLM) ke dalam stasiun," tambah kosmonot Dmitrey Petelin.
“Lima spacewalk direncanakan akan diadakan selama spaceflight kami. Pekerjaan akan cukup intens, karena segera setelah kedatangan, kami akan mulai mempersiapkan pakaian luar angkasa untuk spacewalk pertama," kata kosmonot Dmitry Petelin.
Baca juga; Bertekad Tinggalkan ISS, Rusia Tunjukkan Model Stasiun Luar Angkasa Baru
Selama spacewalk mereka akan menggunakan lengan robot ERA, yang akan dioperasikan dari dalam stasiun oleh kosmonot Anna Kikina. Pesawat ruang angkasa juga akan membawa sekitar 120 kilogram muatan, termasuk dokumentasi di dalam pesawat, barang-barang sanitasi, kontrol medis, peralatan penelitian, barang-barang pribadi astronot, dan maskot ruang angkasa TASS.
"Nantinya, spacewalks akan diadakan setiap dua minggu. Sebagian besar pekerjaan akan ditujukan untuk mengintegrasikan modul laboratorium multi-fungsi (MLM) ke dalam stasiun," tambah kosmonot Dmitrey Petelin.
(wib)
Lihat Juga :