Perang Rusia Ukraina Diprediksi Berlangsung 10 Tahun, Polandia Siap Turun Gelanggang
Kamis, 08 September 2022 - 23:57 WIB
loading...
Polandia memprediksi perang Rusia Ukraina bisa berlangsung lama sekitar 3 hingga 10 tahun. Foto/Creative Commons
A
A
A
WARSAWA - Polandia memprediksi perang Rusia Ukraina bisa berlangsung lama sekitar 3 hingga 10 tahun. Untuk itu, Polandia mengaku siap jika harus ikut terlibat dalam perang melawan Rusia.
Wakil Menteri Pertahanan Nasional Polandia Marcin Ociepa, tidak mengesampingkan kemungkinan perang antara Polandia dan Rusia. Apalagi menurut dia, perang ini bisa terjadi dalam tiga hingga sepuluh tahun ke depan.
“Ada risiko serius perang dengan Rusia dalam tiga hingga sepuluh tahun ke depan,” seperti diungkapkan Wakil Perdana Menteri Pertahanan Marcin Osiepa dalam sebuah wawancara dengan surat kabar lokal Dziennik Gazeta, yang diterbitkan 7 September 2022, dikutip SINDOnews dari laman Bulgarian Military, Kamis (8/9/2022).
Baca juga; 3 Kendaraan Orbital Rahasia Diluncurkan dari Rudal Balistik Minuteman III, AS Uji Kesiapan Pasukan Nuklir
Osiepa mengaku, Polandia siap menghadapi ancaman ini. Dia menekankan bahwa negaranya akan memiliki tentara darat terbesar di Eropa. Polandia meningkatkan anggaran untuk tentaranya.
Wakil Menteri Pertahanan Nasional Polandia Marcin Ociepa, tidak mengesampingkan kemungkinan perang antara Polandia dan Rusia. Apalagi menurut dia, perang ini bisa terjadi dalam tiga hingga sepuluh tahun ke depan.
“Ada risiko serius perang dengan Rusia dalam tiga hingga sepuluh tahun ke depan,” seperti diungkapkan Wakil Perdana Menteri Pertahanan Marcin Osiepa dalam sebuah wawancara dengan surat kabar lokal Dziennik Gazeta, yang diterbitkan 7 September 2022, dikutip SINDOnews dari laman Bulgarian Military, Kamis (8/9/2022).
Baca juga; 3 Kendaraan Orbital Rahasia Diluncurkan dari Rudal Balistik Minuteman III, AS Uji Kesiapan Pasukan Nuklir
Osiepa mengaku, Polandia siap menghadapi ancaman ini. Dia menekankan bahwa negaranya akan memiliki tentara darat terbesar di Eropa. Polandia meningkatkan anggaran untuk tentaranya.
Lihat Juga :