China Luncurkan Satelit Mata-Mata Baru Misterius, AS Semakin Curiga
Selasa, 06 September 2022 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Sedikit yang diketahui tentang satelit Yaogan 33, ini merupakan serangkaian satelit penginderaan jauh baru yang diklasifikasikan. Media pemerintah China menyatakan bahwa pesawat ruang angkasa itu akan digunakan untuk eksperimen sains, sensus sumber daya tanah nasional, estimasi hasil panen, dan pencegahan bencana.
Analis ruang angkasa Barat menyarankan, bagaimanapun, bahwa satelit seri Yaogan melayani pengguna sipil dan militer di China. Bulan lalu China meluncurkan batch baru satelit Yaogan 35, yang dapat digunakan untuk tugas pengamatan Bumi atau pengumpulan sinyal intelijen.
Baca juga; Pentagon Ketar-Ketir Lihat Kecanggihan Senjata Luar Angkasa Rusia dan China
![China Luncurkan Satelit Mata-Mata Baru Misterius, AS Semakin Curiga]()
Nasaspaceflight melaporkan bahwa satelit sebelumnya dalam seri 33, Yaogan 33 (01), diluncurkan pada akhir 2020, kemungkinan merupakan sistem radar aperture sintetis (SAR) berbasis ruang angkasa yang dapat memotret melalui awan dan pada malam hari. Satelit Yaogan 33 (01) dan (02) sekarang berada di orbit yang sama.
Upaya peluncuran satelit seri Yaogan 33 pertama berakhir dengan kegagalan pada 2019. China telah melakukan 35 peluncuran sejauh ini pada tahun 2022, dengan kontraktor ruang angkasa utama negara itu, CASC. Ditargetkan ada lebih dari 50 kali peluncuran tahun ini. Amerika Serikat telah meluncurkan 50 kali terhitung sampai 5 September 2022.
Analis ruang angkasa Barat menyarankan, bagaimanapun, bahwa satelit seri Yaogan melayani pengguna sipil dan militer di China. Bulan lalu China meluncurkan batch baru satelit Yaogan 35, yang dapat digunakan untuk tugas pengamatan Bumi atau pengumpulan sinyal intelijen.
Baca juga; Pentagon Ketar-Ketir Lihat Kecanggihan Senjata Luar Angkasa Rusia dan China

Nasaspaceflight melaporkan bahwa satelit sebelumnya dalam seri 33, Yaogan 33 (01), diluncurkan pada akhir 2020, kemungkinan merupakan sistem radar aperture sintetis (SAR) berbasis ruang angkasa yang dapat memotret melalui awan dan pada malam hari. Satelit Yaogan 33 (01) dan (02) sekarang berada di orbit yang sama.
Upaya peluncuran satelit seri Yaogan 33 pertama berakhir dengan kegagalan pada 2019. China telah melakukan 35 peluncuran sejauh ini pada tahun 2022, dengan kontraktor ruang angkasa utama negara itu, CASC. Ditargetkan ada lebih dari 50 kali peluncuran tahun ini. Amerika Serikat telah meluncurkan 50 kali terhitung sampai 5 September 2022.
(wib)
Lihat Juga :