China Kembangkan Reaktor Nuklir Antariksa, Mampu Pasok Daya 10 Stasiun Luar Angkasa
Minggu, 04 September 2022 - 12:28 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga; China Luncurkan 3 Satelit Mata-Mata Terbaru Yaogan 35
Untuk itu, NASA, DARPA, dan Departemen Pertahanan, semuanya memiliki proyek nuklir yang sedang berlangsung. “Amerika Serikat perlu bergerak dengan langkah cepat untuk tetap kompetitif dan tetap menjadi pemimpin dalam komunitas antariksa global,” lanjut Lal, berbicara di depan Komite Sains, Antariksa, dan Teknologi Dewan Perwakilan Rakyat AS.
![China Kembangkan Reaktor Nuklir Antariksa, Mampu Pasok Daya 10 Stasiun Luar Angkasa]()
Proyek reaktor nuklir ruang angkasa China pertama kali dimulai pada 2019. Proyek ini disebut sebagai bagian dari “kepentingan China yang kuat dalam mengembangkan tenaga nuklir untuk digunakan di luar angkasa,” kata SpaceNews.
Media China yang dikendalikan oleh negara, South China Morning Post pada tahun 2021, dilaporkan mengumumkan bahwa prototipe desain nuklir telah selesai untuk tenaga luar angkasa. China sangat berpengalaman dalam menggunakan tenaga nuklir selama misi luar angkasa, dengan pendarat bulan Chang'e 3, misalnya. Dengan menggunakan generator nuklir bertenaga plutonium, mampu bertahan di bulan selama dua minggu yang dingin.
Untuk itu, NASA, DARPA, dan Departemen Pertahanan, semuanya memiliki proyek nuklir yang sedang berlangsung. “Amerika Serikat perlu bergerak dengan langkah cepat untuk tetap kompetitif dan tetap menjadi pemimpin dalam komunitas antariksa global,” lanjut Lal, berbicara di depan Komite Sains, Antariksa, dan Teknologi Dewan Perwakilan Rakyat AS.

Proyek reaktor nuklir ruang angkasa China pertama kali dimulai pada 2019. Proyek ini disebut sebagai bagian dari “kepentingan China yang kuat dalam mengembangkan tenaga nuklir untuk digunakan di luar angkasa,” kata SpaceNews.
Media China yang dikendalikan oleh negara, South China Morning Post pada tahun 2021, dilaporkan mengumumkan bahwa prototipe desain nuklir telah selesai untuk tenaga luar angkasa. China sangat berpengalaman dalam menggunakan tenaga nuklir selama misi luar angkasa, dengan pendarat bulan Chang'e 3, misalnya. Dengan menggunakan generator nuklir bertenaga plutonium, mampu bertahan di bulan selama dua minggu yang dingin.
(wib)
Lihat Juga :