Rusia Siap Ekspor Tank T-14 Armata, Dilengkapi Turrer Lapis Baja Tanpa Awak

Senin, 29 Agustus 2022 - 17:09 WIB
loading...
Rusia Siap Ekspor Tank...
Perusahaan senjata Rusia Rosoboronexport siap mengekspor tank tempur utama (Main Battle Tank/MBT) yang paling baru, yaitu T-14 Armata. Foto/National Interest/Bulgarian Military
A A A
MOSKOW - Perusahaan senjata RusiaRosoboronexport siap mengekspor tank tempurutama (Main Battle Tank/MBT) yang paling baru, yaitu T-14 Armata. Salah satu kelebihan tank T-14 Armata adalah turret lapis baja yang bisa dioperasikan tanpa awak dan memiliki lambung lebih kokoh.

Dikutip dari laman Bulgarian Military, Senin (29/8/2022), CEO Rosoboronexport Alexander Mikheev pada pameran dagang “Army 2022” mengatakan, ada sekitar enam negara telah menyatakan minatnya pada tank T-14 Armata. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi negara mana saja yang berminat dengan tank T-14 Armata.

Diketahui MBT T-14 Armata secara resmi diperkenalkan untuk pertama kalinya pada 7 Mei 2015 selama gladi bersih Parade Kemenangan Mei di Lapangan Merah di Moskow. Tank T-14 Armata Rusia dirancang dengan desain yang benar-benar baru dengan turret tak berawak dan lapis baja ringan serta lambung lapis baja berat.

Baca juga; Jagoan Perang Kota, Tank Terminator Rusia Mondar-Mandir di Perbatasan Ukraina

Model baru ini dengan penekanan utama pada memaksimalkan kemampuan bertahan awak. Selain itu, menurut data resmi Kementerian Pertahanan Rusia, penetrasi armor yang dicapai oleh T-14 Armata seharusnya hampir dua kali lipat dari model MBT Rusia terbaru lainnya yang saat ini digunakan, seperti T-72B3M, T-80BWM, atau T-90M.

Kementerian Pertahanan Federasi Rusia menandatangani kontrak pertama untuk pasokan serial MBT T-14 Armata dan kendaraan tempur infanteri berat berdasarkan sasisnya selama Forum Teknis Militer Internasional “Army 2018”. Sebanyak 132 kendaraan dari kedua jenis itu akan dikirim, tetapi hingga saat ini, hanya sekitar 20 kendaraan pra-produksi yang beroperasi dengan tentara Rusia.

Persenjataan
Data dari armyrecognition tank T-14 Armata dilengkapi dengan turret tanpa awak dan semua kru berada di bagian depan lambung. Turret jarak jauh tak berawak baru T-14 dilengkapi dengan meriam smoothbore 125mm 2A82-1M generasi baru dengan pemuat otomatis dan 32 peluru yang siap digunakan.

Baca juga; Tank Ini Dirancang Rusia untuk Perang Nuklir, Mampu Menahan Ledakan Bom Atom

Meriam utama juga dapat menembakkan peluru kendali laser baru dengan jangkauan dari 7 hingga 12 km. Tank T-14 Rusia akan dapat menembakkan peluru kendali baru, itu dimasukkan dalam muatan amunisi dari senjata 152mm prospektif.

Tank T-14 Armata memiliki senjata sekunder berupa peluncur granat 57mm yang dipasang di kiri turret, dan senapan mesin 12,7 mm yang dipasang di sisi kanan. Untuk model terbaru T-14 Armata, persenjataan sekunder terdiri dari satu senapan mesin Kord 12,7 mm dengan 300 butir peluru dan sebuah senapan mesin Pecheneg PKP atau PKTM 7,62 mm dengan 1.000 butir peluru.

Desain dan perlindungan
Armata T-14 dibagi menjadi tiga kompartemen, lambung dengan tiga awak di depan, stasiun senjata menara kendali jarak jauh tak berawak di tengah, dan powerpack di belakang. Ada tiga palka di bagian depan lambung, dengan posisi pengemudi di kiri, penembak di tengah, dan komandan tank di kanan.

Baca juga; 6 Bulan Baku Hantam, 970 Tank Rusia Hancur dan 18.000 Tentara Ukraina Gugur
Rusia Siap Ekspor Tank T-14 Armata, Dilengkapi Turrer Lapis Baja Tanpa Awak


Tiga awak tank terdiri dari mekanik pengemudi, penembak dan komandan duduk di kapsul lapis baja khusus, dipisahkan oleh sekat lapis baja dari pemuat otomatis dan menara dengan persenjataan utama yang dipasang di luar. Kompartemen kru juga akan diisolasi dari kompartemen motor untuk meningkatkan kemampuan bertahan di medan perang.

Fitur desain ini mengurangi siluet postur tank dan meningkatkan keselamatan serta kemampuan bertahan untuk para kru. Perlindungan dasar T-14 didasarkan pada pelindung baja baru dan pelat logam-keramik STANAG 4569 Level 5.

T-14 dirancang tahan terhadap peluru kendali anti-tank prospektif (ATGM) dengan berhulu ledak tinggi. Juga dilengkapi tiang meteorologi, komunikasi satelit, GLONASS, datalink, dan antena komunikasi radio dipasang di atap turret.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
Gurita Perusahaan Teknologi...
Gurita Perusahaan Teknologi dan Kontraktor Militer Panen Triliunan di Perang Iran-Amerika, Siapa Saja?
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Rekomendasi
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
1.525 Tentara Lapis...
1.525 Tentara Lapis Baja Israel Tuntut Diakhirinya Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved