Generasi Z Didorong Beretika saat Berinteraksi di Dunia Digital

Selasa, 16 Agustus 2022 - 13:37 WIB
loading...
Generasi Z Didorong...
Generasi Z diminta dalam Berinteraksi di dunia digital harus tetap menggunakan etika. FOT/ IST
A A A
JAKARTA - Perubahan gaya hidup menjadi serba digital membuka ruang bebas berekspresi. Namun, minimnya pemahaman mengenai netiket atau tata krama dalam berinternet membuat individu, khususnya kalangan Generasi Z kebablasan. Sehingga kesalahpahaman terjadi ketika berinteraksi di dunia digital .

BACA JUGA - Dunia Digital dan Pembentukan Pengetahuan Generasi Muda

“Ada yang harus dipahami. Siapa yang menjadi lawan bicara kita. Berasal dari latar belakang budaya seperti apa. Membangun pemahaman mengenai siapa lawan bicara kita, baik di ruang digital maupun nyata bisa menjadi rem supaya tidak kebablasan. Sehingga muncul toleransi dalam bersikap,” kata Dosen UINSATU dan Japelidi, Dimas Prakoso saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (16/8/2022).

Pengguna internet di Indonesia pada tahun 2021 mengalami peningkatan, We Are Social mencatat kini pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta pengguna, di mana sebanyak 170 juta penggunanya menggunakan media sosial.

Relawan TIK Indonesia, Founder jawaradigital.id, Muh NurFajar Muharom menambahkan, kesalahpahaman ketika berinteraksi di dunia digital bisa diantisipasi dengan berbagai cara. Salah satunya dengan memerhatikan asupan informasi yang didapat. Salah paham biasanya terjadi karena seseorang kurang mendapatkan informasi atau informasinya itu-itu saja.

Sehingga netizen diimbau menghindari echo chamber. Fenomena ini terjadi ketika seseorang hanya meyakini satu pihak di dunia digital. Kemudian enggan membuka diri terhadap informasi-informasi atau pendapat orang lain.

“Kita harus terus menambah wawasan, karena apa yang kita sampaikan tergantung dengan asupan kita. Jadi apa yang dikeluarkan di media sosial tergantung asupannya. Banyak membaca, harus membuka diri di media sosial sehingga tidak itu-itu saja. Kuasai teknik komunikasi di media sosial. Misal ketika berkomentar antara teman dan orang lain akan berbeda,” kata Fajar.

Sebagai respons untuk menanggapi perkembangan TIK ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital.

Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari 30 Hari Jadi 3...
Dari 30 Hari Jadi 3 Hari: Pabrik Sawit Koperasi Suntik Digital SAP, Margin Laba Petani Naik hingga 4 Persen!
Merajut Ekosistem Digital...
Merajut Ekosistem Digital ala Telkom, dari Koperasi Desa hingga Industri Global
Digitalisasi dan Teknologi...
Digitalisasi dan Teknologi Jadi Senjata Ampuh Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Efisiensi Penggunaan...
Efisiensi Penggunaan Ruangan, GDPS Ciptakan Room Booking System
5 Manfaat Menggunakan...
5 Manfaat Menggunakan earlyvoting.net yang Wajib Kamu Tahu
Ganjar-Mahfud Siapkan...
Ganjar-Mahfud Siapkan Digitalisasi Birokrasi untuk Berantas Korupsi di Indonesia, Ini 3 Manfaat Digitalisasi!
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
Rekomendasi
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved