Perbandingan Pesawat Kiamat Rusia dan AS, Ilyushin Il-80 Maxdome dan Boeing E-4B Nightwatch

Rabu, 10 Agustus 2022 - 18:35 WIB
loading...
A A A
Pesawat kiamat milik AS Boeing E-4B Nightwatch, mempertahankan jendela kabinnya tetapi dilindungi dari EMP menggunakan pelindung khusus, termasuk kabelnya. Pesawat ini tetap mempertahankan instrumen analog di dalam kokpit.

Pesawat tiga dek ini membawa panel listrik, transformator step-down, dan peralatan SATCOM dan VLF. Pesawat ini dilengkapi dengan antena kawat trailing yang dapat memanjang hingga 8 km dan dapat membawa 13 jalur komunikasi.

Baca juga; Pesawat Kiamat AS Masuk Bengkel, Bagian Penting Ini Harus Diperbaiki

Nightwatch membutuhkan dua kapal tanker KC-135 yang terisi penuh untuk mengisi bahan bakar full. Jadi pesawat dapat bertahan di udara selama dua minggu, meskipun dirancang mampu terbang selama 35 jam.

Untuk memberikan dukungan langsung kepada Presiden dan Menteri Pertahanan, setidaknya satu unit pesawat E-4B selalu siaga 24 jam, 7 hari seminggu. Termasuk tim pengawas global di salah satu pangkalan terpilih di seluruh dunia.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Mengapa F-15E Supercanggih...
Mengapa F-15E Supercanggih Gagal Lolos dari Radar Iran?
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Rekomendasi
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Berita Terkini
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved