Pertama Kali Koin Perunggu Romawi Ditemukan di Israel, Bergambar Dewi Bulan dan Zodiak Cancer
Selasa, 09 Agustus 2022 - 22:08 WIB
loading...
Koin perunggu bergambar Kaisar Romawi Antoninus Pius yang dipandang sebagai kaisar yang memimpin secara damai. Foto/IAA/Live Science
A
A
A
HAIFA - Pertama kali koin perunggu kekaisaran Romawi ditemukan di dasar laut Mediterania, lepas pantai Haifa di Israel utara. Koin perunggu itu, di satu sisi menggambarkan Luna (Selene dalam bahasa Yunani), dewi bulan Romawi, dengan kepiting, tanda astrologi cancer, di bawahnya.
Para arkeolog yang menyelam ke laut Mediterania melihat koin perunggu berusia sekitar 1.850 tahun saat menjelajahi lepas pantai Haifa. “Ini adalah pertama kalinya koin semacam itu ditemukan di lepas pantai Israel,” kata Jacob Sharvit, Direktur Unit Arkeologi Maritim Otoritas Barang Antik Israel (IAA) dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Selasa (9/8/2022).
Koin itu dicetak pada masa pemerintahan Kaisar Antoninus Pius, antara tahun 138 dan 161 Masehi. Menurut Britannica, Antoninus Pius memerintah setelah Kaisar Hadrian, yang mencoba untuk membasmi orang-orang Yahudi dan meromanisasi orang-orang di provinsi Yudea.
Baca juga; Berlatih Perang, Tentara Israel Temukan Reruntuhan Biara dan Gereja Era Bizantium
Misalnya, Hadrian menjual tahanan Yahudi sebagai budak, melarang pengajaran Taurat dan memberi provinsi Yudea nama baru. Kondisi membaik bagi orang-orang Yahudi di bawah Antoninus Pius, dia hanya membutuhkan waktu sekitar satu tahun untuk mencabut dekrit yang menargetkan orang-orang Yahudi.
Para arkeolog yang menyelam ke laut Mediterania melihat koin perunggu berusia sekitar 1.850 tahun saat menjelajahi lepas pantai Haifa. “Ini adalah pertama kalinya koin semacam itu ditemukan di lepas pantai Israel,” kata Jacob Sharvit, Direktur Unit Arkeologi Maritim Otoritas Barang Antik Israel (IAA) dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Selasa (9/8/2022).
Koin itu dicetak pada masa pemerintahan Kaisar Antoninus Pius, antara tahun 138 dan 161 Masehi. Menurut Britannica, Antoninus Pius memerintah setelah Kaisar Hadrian, yang mencoba untuk membasmi orang-orang Yahudi dan meromanisasi orang-orang di provinsi Yudea.
Baca juga; Berlatih Perang, Tentara Israel Temukan Reruntuhan Biara dan Gereja Era Bizantium
Misalnya, Hadrian menjual tahanan Yahudi sebagai budak, melarang pengajaran Taurat dan memberi provinsi Yudea nama baru. Kondisi membaik bagi orang-orang Yahudi di bawah Antoninus Pius, dia hanya membutuhkan waktu sekitar satu tahun untuk mencabut dekrit yang menargetkan orang-orang Yahudi.
Lihat Juga :