AS Perpanjang Operasional ISS hingga 2030, Tetap Butuh Dukungan Rusia
Jum'at, 29 Juli 2022 - 20:19 WIB
loading...
A
A
A
Senat juga merilis rancangan undang-undang pengeluaran perdagangan, keadilan dan ilmu pengetahuan (CJS) untuk tahun fiskal 2023. RUU itu akan memberi NASA USD25,9738 miliar tahun depan dan mencakup beberapa penyesuaian untuk NASA.
Ini termasuk meminta misi NEO Surveyor pemburu asteroid untuk mempertahankan tanggal peluncuran 2026 daripada mengundur hingga ke 2028. Kemudian, memotong sebagian dari pengeluaran teknologi luar angkasa yang mencakup pekerjaan proplusi termal nuklir dan menambahkan USD50 juta untuk mendukung penyedia kru komersial baru di luar SpaceX dan Boeing.
Baca juga; Rusia Berencana Bangun Kembali Stasiun Luar Angkasa, Paling Cepat Mulai 2028
“Tindakan ini menunjukkan dukungan bipartisan yang berkelanjutan dari banyak misi NASA, termasuk pendekatan bulan ke Mars, serta perpanjangan partisipasi AS di Stasiun Luar Angkasa Internasional hingga 2030. Dengan dukungan kuat dari Administrasi Biden-Harris serta otorisasi ini, NASA akan terus memajukan penemuan ilmiah,” tambah Nelson.
Ini termasuk meminta misi NEO Surveyor pemburu asteroid untuk mempertahankan tanggal peluncuran 2026 daripada mengundur hingga ke 2028. Kemudian, memotong sebagian dari pengeluaran teknologi luar angkasa yang mencakup pekerjaan proplusi termal nuklir dan menambahkan USD50 juta untuk mendukung penyedia kru komersial baru di luar SpaceX dan Boeing.
Baca juga; Rusia Berencana Bangun Kembali Stasiun Luar Angkasa, Paling Cepat Mulai 2028
“Tindakan ini menunjukkan dukungan bipartisan yang berkelanjutan dari banyak misi NASA, termasuk pendekatan bulan ke Mars, serta perpanjangan partisipasi AS di Stasiun Luar Angkasa Internasional hingga 2030. Dengan dukungan kuat dari Administrasi Biden-Harris serta otorisasi ini, NASA akan terus memajukan penemuan ilmiah,” tambah Nelson.
(wib)
Lihat Juga :