Riset: Laki-laki Lebih Sering Belanja Online Dibanding Wanita di 2021
Jum'at, 15 Juli 2022 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
5. Top 3 kategori produk favorit berdasarkan jumlah transaksi antara laki-laki vs perempuan
Untuk konsumen laki-laki kategori produk pulsa dan voucher menduduki posisi pertama, diikuti oleh fashion dan aksesorisnya, dilanjutkan oleh kesehatan dan kecantikan. Sedangkan untuk konsumen perempuan, produk fashion dan aksesoris berada di posisi pertama, kemudian produk pulsa dan voucher, serta produk kesehatan dan kecantikan.
6. Perempuan mengeluarkan uang lebih banyak untuk kategori produk komputer dan gadget
Konsumen perempuan menghabiskan sekitar Rp2.892.039 untuk kategori produk komputer,
gadget dan aksesorisnya. Sedangkan konsumen laki-laki menghabiskan sekitar Rp2.108.342
untuk kategori produk yang sama.
BACA JUGA: Ludes Terjual, POCO F4 GT Diklaim Merusak Pasar dan Jadi HP Anti Kentang
Seiring kemudahan akses serta ekosistem digital yang semakin mendukung, tren belanja online melalui e-commerce akan terus menjadi pilihan bagi masyarakat Indonesia dan diprediksi akan terus meningkat, dengan jumlah transaksi e-commerce Indonesia di 2025 yang akan mencapai USD137,5 miliar atau Rp2,406 triliun.
“Pertumbuhan industri e-commerce akan berjalan beriringan dengan industri pembayaran digital, seperti Paylater,” ujar Indina Andamari.
Untuk konsumen laki-laki kategori produk pulsa dan voucher menduduki posisi pertama, diikuti oleh fashion dan aksesorisnya, dilanjutkan oleh kesehatan dan kecantikan. Sedangkan untuk konsumen perempuan, produk fashion dan aksesoris berada di posisi pertama, kemudian produk pulsa dan voucher, serta produk kesehatan dan kecantikan.
6. Perempuan mengeluarkan uang lebih banyak untuk kategori produk komputer dan gadget
Konsumen perempuan menghabiskan sekitar Rp2.892.039 untuk kategori produk komputer,
gadget dan aksesorisnya. Sedangkan konsumen laki-laki menghabiskan sekitar Rp2.108.342
untuk kategori produk yang sama.
BACA JUGA: Ludes Terjual, POCO F4 GT Diklaim Merusak Pasar dan Jadi HP Anti Kentang
Seiring kemudahan akses serta ekosistem digital yang semakin mendukung, tren belanja online melalui e-commerce akan terus menjadi pilihan bagi masyarakat Indonesia dan diprediksi akan terus meningkat, dengan jumlah transaksi e-commerce Indonesia di 2025 yang akan mencapai USD137,5 miliar atau Rp2,406 triliun.
“Pertumbuhan industri e-commerce akan berjalan beriringan dengan industri pembayaran digital, seperti Paylater,” ujar Indina Andamari.
(dan)
Lihat Juga :