AI Terbaru Meta Bisa Menerjemahkan 200 Bahasa Secara Real-time

Senin, 11 Juli 2022 - 17:31 WIB
loading...
AI Terbaru Meta Bisa...
Meta menamai kesuksesan besarnya ini sebagai No Language Left Behind (NLLB) 200. Adapun bahasa yang mampu diterjemahkan termasuk bahasa. FOTO/ IST
A A A
MENLO PARK - Meta sukses menghadirkan artificial intelligence (AI) terbaru yang dapat menerjemahkan 200 bahasa secara real-time. AI ini memungkinkan penerjemahan bahasa dengan mulus tanpa harus melalui bahasa Inggris terlebih dahulu.

Meta menamai kesuksesan besarnya ini sebagai No Language Left Behind (NLLB) 200. Adapun bahasa yang mampu diterjemahkan termasuk bahasa yang jarang digunakan dari seluruh Asia dan Afrika, seperti Lao dan Kamba.

BACA JUGA - Mark Zuckerberg Umumkan Meta Bangun Super Komputer

NLLB-200 dapat menerjemahkan 55 bahasa Afrika dengan hasil berkualitas tinggi. Meta mengklaim AI-nya 44 persen lebih canggih dari AI yang ada saat ini dan 70 persen untuk dialek Afrika dan India tertentu, melansir dari Engadget, Minggu (10/7/2022).

Untuk diketahui, menerjemahkan antara dua bahasa terutama jika keduanya bukan bahasa Inggris telah menjadi tantangan yang signifikan. Ini karena banyak dari sistem terjemahan ini mengandalkan data tertulis yang diambil dari internet untuk dilatih.

Seperti kebanyakan program AI lainnya yang dipromosikan secara publik, Meta telah memutuskan untuk open-source NLLB-200 serta memberikan USD200,000 dalam bentuk hibah kepada organisasi nirlaba untuk mengembangkan aplikasi dunia nyata untuk teknologi tersebut.

“Bayangkan mengunjungi grup Facebook favorit, menemukan posting di Igbo atau Luganda , dan dapat memahaminya dalam bahasa Anda sendiri hanya dengan mengklik tombol hipotesis posting Meta," kata Meta dalam pernyataan resminya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Teknologi AI Chip 500Hz...
Teknologi AI Chip 500Hz Akan Mengubah Permainan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
KTT AI Bergengsi Silicon...
KTT AI Bergengsi Silicon Valley, Industri Kecerdasan Buatan Memasuki Tahap Baru
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Rekomendasi
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
Momen Middleton Bertemu...
Momen Middleton Bertemu Mantan Pacarnya di Pernikahan Peter Phillips
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Infografis
4 Profesi yang Tidak...
4 Profesi yang Tidak Bisa Digantikan oleh Teknologi AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved