5 Ramalan Kiamat Versi Stephen Hawking, Nomor Terakhir Ulah Donald Trump

Selasa, 05 Juli 2022 - 19:42 WIB
loading...
5 Ramalan Kiamat Versi...
Stephen Hawking, fisikawan terkenal asal Inggris yang memiliki prestasi luar biasa di bidang sains. Foto DOK SIndonews
A A A
JAKARTA - Stephen Hawking, fisikawan terkenal asal Inggris yang memiliki prestasi luar biasa di bidang sains. Namun tidak sedikit yang mengetahui bahwa fisikawan ini sempat meramal masa depan tentang umat manusia dan Bumi.

Melansir dari geekwire, Stephen Hawking memang telah meninggal pada 14 Maret 2018 lalu, namun dia telah berkali kali memperingatkan bahwa Bumi bisa hancur dan hanya memiliki beberapa tahun lagi bisa bertahan.

Baca juga : 3 Penemuan Penting Stephen Hawking

Beberapa pendapat tentang ramalan kiamatnya ini sering diutarakan oleh Stephen Hawking. Namun ini memang hanyalah prediksi manusia yang belum tentu terjamin kebenarannya.

Berikut lima ramalah kiamat Versi Stephen Hawking :

1. Bumi Hanya Memiliki Usia 100 Tahun Lagi

Dalam ramalan Stephen Hawking ini menjelaskan bahwa Bumi akan mengalami perubahan iklim, serangan asteroid, epidemi dan pertumbuhan populasi manusia yang terus meningkat.

Hal ini didasarkan pada kondisi bumi saat itu yang memang sering terjadi pemanasan global atau global warming, dan pertumbuhan manusia yang pesat. Hal ini diprediksikan oleh Hawking pada 2016 lalu.

2. Bumi akan Bersinar Merah dan Akan Menjadi Sepanas Venus

Stephen Hawking sempat mengungkapkan bahwa umat manusia berada dalam titik kritis. Dimana akan terjadi pemanasan global yang buruk sehingga membuat Bumi menjadi sangat panas seperti Venus.

Suhunya diperkirakan mencapai 250 derajat celcius disertai dengan hujan asam sulfat. Venus yang merupakan planet kedua terdekat dari Matahari memang tidak memiliki kehidupan karena suhu planetnya yang ekstrem.

Menurut Hawking, keserakahan umat manusialah yang menyebabkan pemanasan global terjadi. Sehingga menurutnya lebih baik tinggalkan Bumi yang sudah mulai rusak ini.

3. Bumi Tidak Mampu Menampung Pertumbuhan Penduduk Pada 2600

Pada forum tahunan dimana para ilmuwan berkumpul untuk berbagi ide tentang sains dan teknologi. Stephen Hawking mengatakan bahwa pada tahun 2600 populasi global yang selalu meningkat setiap 40 tahun ini akan mencapai batasnya.

Pertumbuhan eksponensial ini tidak bisa berlanjut ke milenium selanjutnya, penduduk yang padat ini juga akan banyak memiliki banyak kebutuhan seperti tempat tinggal, makanan dan lain sebagainya yang tidak akan cukup bila hanya terus memanfaatkan Bumi.

Baca juga : Ini 4 Prediksi Kiamat Stephen Hawking, Nomor 3 Bikin Merinding

4. Robot akan Menggantikan Manusia

Munculnya robot dengan kecerdasan tinggi (Artificial Intelligence) AI telah menjadi kekhawatiran Stephen Hawking pada tahun 2017 lalu.

Dia percaya bahwa perkembangan robot ini akan mencapai titik dimana akan membentuk sebuah kehidupan yang baru dan mengungguli kecerdasan manusia.Sehingga manusia saat itu akan tergantikan dari seleksi alam yang terjadi.

5. Donald Trump Menjadi Penyebabnya

Stephen Hawking sendiri bukanlah pendukung Trump karena keputusan mantan Presiden AS yang tidak datang ke perjanjian perubahan iklim Paris yang bertujuan mengatasi pemanasan global pada saat itu.

Konsensus Internasional itu hampir dihadiri oleh 200 negara untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Menurut Hawking, Trump yang keluar dari kesepakatan ini akan menjadi penyebab Bumi dilanda kehancuran.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trik Penggunaan Kipas...
Trik Penggunaan Kipas Angin agar Ruangan Lebih Dingin, Pakai Prinsip Fisika
Gedung Pencakar Langit...
Gedung Pencakar Langit Masa Depan Menggantung di Langit seperti Kepompong
Mencari Partikel Tuhan,...
Mencari Partikel Tuhan, Ilmuwan Barat Habiskan Waktu 40 Tahun
Fisikawan Temukan Cara...
Fisikawan Temukan Cara Mencairkan Material Apa Pun
Mengejutkan Partikel...
Mengejutkan Partikel Terlarang yang Bisa Saling Tarik Menarik Ditemukan
Lima Anak Muda Indonesia...
Lima Anak Muda Indonesia Capai Peringkat ke-23 Kompetisi Hacking Tingkat Dunia
Cerita Djoko Slamet...
Cerita Djoko Slamet Pudjorahardjo, Peneliti yang Lulus S2 Teknik Fisika UGM di Usia 68 Tahun
Wisudawan Termuda Undip...
Wisudawan Termuda Undip Usia 18 Tahun, Pato Sayyaf Lulus S1 Fisika dengan IPK 3,68
Kisah Laurent Simons,...
Kisah Laurent Simons, Jenius Belgia Lulus PhD Fisika Kuantum di Usia 15 Tahun
Rekomendasi
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
Geledah Ruangan Silmy...
Geledah Ruangan Silmy Karim, KPK Sita Uang Puluhan Juta
Sering Melihat Ibu Berjalan...
Sering Melihat 'Ibu' Berjalan di Rumah, Keluarga Rimar Baru Sadar Ada yang Janggal
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved