Astronom Temukan Bintang Mati dengan Kecepatan 612 Km Per Detik
Selasa, 21 Juni 2022 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
Tapi, bagaimana caranya ilmuwan mengukur kecepatan objek di galaksi? ”Kami bisa melihat gerakan pulsar dalam observatorium sinar-X Chandra yang sangat tajam,” beber astrofisikawan Xi Long dari Harvard & Smithsonian Center for Astrophysics (CfA).
Deteksi dilakukan dengan melihat sisa supernova yang bersinar sekitar 20.000 tahun cahaya, bernama G292.0+1.8. Lewat pengamatan sebelumnya, tertangkap pulsar yang melaju kencang di dalamnya.
Long ingin mempelajari objek tersebut untuk melihat apakah ia bisa mengungkap sejarah supernova, dengan menelusuri gerakannya ke pusat objek secara terbalik.
”Kami hanya memiliki beberapa rekaman ledakan supernova yang datanya bisa digunakan untuk mengalisa objek tersebut,” kata astrofisikawan Daniel Patnaude dari CfA.
Mereka mempelajari gambar yang diambil dari sisa supernova pada 2006 dan 2016, dan menggunakan data Gaia untuk menentukan lokasinya saat ini di Bima Sakti. Lalu, membandingkan perbedaannya dengan posisi pulsar.
Deteksi dilakukan dengan melihat sisa supernova yang bersinar sekitar 20.000 tahun cahaya, bernama G292.0+1.8. Lewat pengamatan sebelumnya, tertangkap pulsar yang melaju kencang di dalamnya.
Long ingin mempelajari objek tersebut untuk melihat apakah ia bisa mengungkap sejarah supernova, dengan menelusuri gerakannya ke pusat objek secara terbalik.
”Kami hanya memiliki beberapa rekaman ledakan supernova yang datanya bisa digunakan untuk mengalisa objek tersebut,” kata astrofisikawan Daniel Patnaude dari CfA.
Mereka mempelajari gambar yang diambil dari sisa supernova pada 2006 dan 2016, dan menggunakan data Gaia untuk menentukan lokasinya saat ini di Bima Sakti. Lalu, membandingkan perbedaannya dengan posisi pulsar.
Lihat Juga :