Gletser Kiamat Antartika Mencair Lebih Cepat, Kondisinya Bikin Ngeri Seluruh Dunia

Rabu, 15 Juni 2022 - 17:47 WIB
loading...
Gletser Kiamat Antartika...
Lapisan es purba Antartika yang dikenal dengan Gletser Kiamat lebih cepat mencair dibandingkan dalam kurun 5.500 tahun terakhir. Foto/Live Science/British Antarctic Survey
A A A
LONDON - Lapisan es purba Antartika yang dikenal dengan Gletser Kiamat lebih cepat mencair dibandingkan dalam kurun 5.500 tahun terakhir. Jika dihitung sejak tahun 1980-an, Gletser Kiamat Antartika sudah kehilangan 540 Miliar Metrik Ton Es.

Temuan ini berasal dari studi endapan laut prasejarah di pantai sekitar Gletser Thwaites yang dikenal dengan Gletser Kiamat dan Gletser Pulau Pine yang berdekatan, terletak di Lapisan Es Antartika Barat. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran tentang masa depan lapisan es di Antartika dan ancaman kenaikan permukaan laut di seluruh dunia.

Para peneliti telah melaporkan kondisi terkini pencairan Gletser Kiamat pada 9 Juni 2022 di jurnal Nature Geoscience. “Tingkat pencairan es yang meningkat saat ini mungkin menandakan bahwa arteri vital dari jantung Lapisan Es Antartika Barat telah pecah,” kata Dylan Rood, ilmuwan Bumi di Imperial College London dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Rabu (15/6/2022).

Baca juga; Kutub Utara dan Selatan, Mana yang Lebih Dingin?

Sebagai salah satu gletser yang paling cepat mencair di Antartika, Gletser Kiamat telah kehilangan 540 miliar metrik ton es dan berkontribusi pada kenaikan 4% di permukaan laut global. Gletser Thwaites dan tetangga di utara, Gletser Pulau Pinus, meliputi hamparan yang sangat luas.

Gletser Thwaites memiliki luas permukaan sekitar 192.000 kilometer persegi, menjadikannya hampir seluas Inggris Raya. Sedangkan Gletser Pine Island seluas 162.300 km persegi. Ujung gletser yang menghadap ke laut diposisikan di atas cekungan samudera seperti mangkuk.

Akibatnya kedua gletser di bagian bawahnya terpapar arus air yang hangat, padat, dan asin. Air hangat ini tidak hanya mencairkan gletser yang meluas ke Laut Amundsen, tetapi juga mengikisnya dari bawah, melepaskan mereka dari titik jangkar utama yang terletak di utara.

Baca juga; Dalam 5 Tahun Gletser Kiamat Ini Bakal Runtuh, Permukaan Laut Naik 65 Sentimeter
Gletser Kiamat Antartika Mencair Lebih Cepat, Kondisinya Bikin Ngeri Seluruh Dunia

Foto/Interisting Engineering

Selain itu, pencairan dari bawah ini melemahkan gletser dan membuatnya lebih rentan terhadap retakan permukaan, yang dapat menyebar ke seluruh lapisan es, dan berpotensi memecah es. Jika keseluruhan Lapisan Es Antartika Barat pecah dan mencair ke laut, itu akan menaikkan permukaan laut global sekitar 3,4 meter.

Setelah melakukan penelitian lebih dari 20 garis pantai, para ilmuwan menemukan bahwa pantai tertua dan tertinggi mulai terbentuk sekitar 5.500 tahun yang lalu. Sejak saat itu hingga sekitar 30 tahun yang lalu, hilangnya es menutupi garis pantai dengan kecepatan sekitar 0,14 inci atau 3,5 milimeter setiap tahun.

Namun selama tiga dekade terakhir, laju kenaikan garis pantai telah meroket hingga 1,6 inci atau 40 mm per tahun. “Meskipun gletser yang rentan ini relatif stabil selama beberapa milenium terakhir, namun tingkat kemundurannya saat ini semakin cepat dan telah menaikkan permukaan laut global,” kata Rood.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pulau Misterius Ditemukan...
Pulau Misterius Ditemukan di Zona Berbahaya Antartika
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi...
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi di Gletser Kiamat Antartika
Bakal Hancur Total,...
Bakal Hancur Total, Gunung Es di Antartika Berubah Warna Jadi Biru
Robot Apung Mulai Kumpulkan...
Robot Apung Mulai Kumpulkan Data Pertama di Bawah Es Antartika
Gunung Es Raksasa Mengapung...
Gunung Es Raksasa Mengapung Menuju Permukiman Greenland
Mencairnya Es Ungkap...
Mencairnya Es Ungkap Rahasia Ribuan Tahun di Pegunungan Rocky
10 Fakta Greenland,...
10 Fakta Greenland, Dulunya Hijau hingga Matahari Tengah Malam
Waspadai Ancaman Banjir...
Waspadai Ancaman Banjir Rob 17 November hingga 3 Desember 2025, Ini Daftar Daerah Terdampak!
Gempar! Seorang Pria...
Gempar! Seorang Pria Menghilang dan Membeku Sempurna di Dalam Es Selama 28 Tahun
Rekomendasi
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Berita Terkini
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Infografis
Tarif Trump Bikin Harta...
Tarif Trump Bikin Harta Orang Terkaya Dunia Susut Rp3.400 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved