Turki Persenjatai Drone Akinci dengan Rudal Udara ke Udara
Selasa, 14 Juni 2022 - 07:01 WIB
loading...
A
A
A
Dua rudal yang diyakini sebagai masa depan perlawanan udara Turki adalah Bozdogan dan Gokdogan. Rudal udara-ke-udara luar jangkauan visual Gokdogan yang dikatakan mempersenjatai Akinci. Namun, rudal ini masih dalam pengembangan dan tidak banyak informasi yang tersedia tentangnya.
Rudal Bozdogan sudah melakukan uji coba pertamanya setelah diluncurkan oleh F-16 Turki pada tahun 2021. Namun, Bozdogan adalah rudal jarak pendek dengan penargetan inframerah, sehingga target tidak boleh terlalu jauh saat menembak.
Baca juga; Drone Bayraktar Akinci Turki Sukses Terbang Melintasi 3 Negara Sejauh 2.000 Km
![Turki Persenjatai Drone Akinci dengan Rudal Udara ke Udara]()
Jika Ankara berhasil mengadaptasi rudal udara-ke-udara di luar visual pada drone Akinci, Turki akan menjadi negara pertama di dunia yang mengubah kendaraan udara tak berawaknya menjadi senjata aktif terhadap target darat dan udara, dari jarak jauh.
Tidak ada cara untuk membandingkan drone apa pun dengan kemampuan dan kemampuan tempur pesawat tempur generasi ke-4 dan ke-5. Namun masih cukup untuk membayangkan peningkatan efisiensi serangan udara, ketika di udara drone yang dipersenjatai rudal udara-ke-udara bisa bertahan berjam-jam, saat dalam mode standby.
Rudal Bozdogan sudah melakukan uji coba pertamanya setelah diluncurkan oleh F-16 Turki pada tahun 2021. Namun, Bozdogan adalah rudal jarak pendek dengan penargetan inframerah, sehingga target tidak boleh terlalu jauh saat menembak.
Baca juga; Drone Bayraktar Akinci Turki Sukses Terbang Melintasi 3 Negara Sejauh 2.000 Km

Jika Ankara berhasil mengadaptasi rudal udara-ke-udara di luar visual pada drone Akinci, Turki akan menjadi negara pertama di dunia yang mengubah kendaraan udara tak berawaknya menjadi senjata aktif terhadap target darat dan udara, dari jarak jauh.
Tidak ada cara untuk membandingkan drone apa pun dengan kemampuan dan kemampuan tempur pesawat tempur generasi ke-4 dan ke-5. Namun masih cukup untuk membayangkan peningkatan efisiensi serangan udara, ketika di udara drone yang dipersenjatai rudal udara-ke-udara bisa bertahan berjam-jam, saat dalam mode standby.
(wib)
Lihat Juga :