Fitur-fitur Telegram Premium Dipastikan Tidak Ada di Versi Gratis

Senin, 13 Juni 2022 - 10:50 WIB
loading...
Fitur-fitur Telegram Premium Dipastikan Tidak Ada di Versi Gratis
Telegram Premium dipastikan hadirkan banyak fitur-fitur baru yang tak ada di versi gratis. FOTO/ IST
A A A
MENLO PARK - Aplikasi perpesanan Telegram dilaporkan akan segera menghadirkan beberapa fitur yang akan terintegrasi dengan paywall. Hal ini disampaikan langsung oleh sang pendiri, Pavel Durov baru-baru ini.

Seperti dilansir dari The Verge, Senin (13/6/2022) Durov menyebut bahwa nantinya akan dihadirkan fitur Telegram Premium akhir bulan ini. Fitur berbayar tersebut akan memberi keuntungan bagi pengguna.

BACA JUGA - Fitur Telegram yang Tidak Ada di WhatsApp untuk Berjualan Online

Dikatakan mereka akan mendapat sederet fitur eksklusif jika menggunakan fitur Telegram Premium. Termasuk juga kemampuan untuk mengunggah file yang lebih besar, dan mendapat stiker spesial.

"Telegram Premium, paket berlangganan yang memungkinkan siapa saja memperoleh fitur, kecepatan, dan sumber daya tambahan," kata Durov alam postingan di akun Telegram-nya.

"Ini juga akan memungkinkan pengguna untuk mendukung Telegram dan bergabung dengan klub yang menerima fitur baru terlebih dahulu," tambahnya.

Durov memastikan kehadiran fitur Telegram Premium tidak akan mendiskriminasi Telegram versi gratis. Pengguna gratisan masih dapat melihat file yang lebih besar yang diunggah oleh pengguna Premium.

Untuk diketahui, fitur Telegram Premium sendiri pertama kali disebutkan oleh Durov pada tahun 2020 lalu. Sampai saat ini rangkaian lengkap fitur Telegram Premium masih belum jelas.

Sepertinya langganan baru ini akan melayani pengguna kuat Telegram. Layaknya Twitter Blue yang menghadirkan fitur tambahan kepada orang-orang yang paling sering menggunakan Twitter.

Data yang dikumpulkan dari versi beta menunjukkan bahwa fitur akan memiliki biaya berlangganan sebesar $4,99 atau setara Rp 72 ribu perbulan. Dengan membayar, pengguna Premium juga tidak akan menjumpai iklan.

"Saya percaya bahwa Telegram harus didanai terutama oleh penggunanya, bukan pengiklan. Dengan cara ini, pengguna kami akan selalu menjadi prioritas utama," kata Durov dalam postingannya.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2147 seconds (11.210#12.26)