Penduduk China Bakal Menyusut 50 Persen dalam 80 Tahun, Karena Remaja Enggan Punya Anak

Jum'at, 10 Juni 2022 - 07:28 WIB
loading...
A A A
Alasannya beragam. Pertama, karena keluarga di China sudah terbiasa dengan keluarga kecil. Setelah puluhan tahun diwajibkan hanya punya satu anak. Alasan lainnya soal biaya hidup yang tinggi. Ada juga soal tren usia menikah yang tidak lagi di usia muda. Dan terakhir adalah banyaknya yang menunda punya anak setelah menikah.

Fakta lainnya adalah, China ternyata memiliki lebih sedikit wanita usia subur dari yang diperkirakan. Sejak kebijakan satu anak pada 1980an, banyak pasangan yang menginginkan anak laki-laki. Dampaknya, rasio jenis kelamin laki-laki lebih besar.

Yakni 120 anak laki-laki untuk setiap 100 anak perempuan. Bahkan, 130 di beberapa provinsi. Padahal, rasio rata-rata dunia adalah 106 : 100.

Angka-angka tersebut membantah perkiraan banyak lembaga riset. Pada 2019, misalnya, China Academy of Social Sciences memperkirakan populasi China baru mencapai puncaknya pada 2029 sebanyak 1,44 miliar.

Begitupun United Nations Population Prospects di tahun yang sama juga memperkirakan puncak pertumbuhan penduduk China di 2031 di angka 1,46 miliar penduduk.

Riset terbaru Shanghai Academy of Social Sciences memperkirakan bahwa penurunan rata-rata tahunan penduduk China mencapai 1,1% setelah 2021. Jika ini terus terjadi, nantinya pada 2100 atau 80 tahun lagi populasi China hanya tinggal 587 juta atau setengah dari yang ada sekarang.

Asumsi itu berpijak dari penurunan tingkat kesuburan total China dari angka 1,15 menjadi 1,1 selama 2022 hingga 2030, dan tetap sama hingga 2100.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Siapkan Kerangka...
China Siapkan Kerangka Hukum untuk Mengatur Kecerdasan Buatan
AS dan China Berlomba...
AS dan China Berlomba Bangun Pusat Data AI di Luar Angkasa
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Rekomendasi
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Infografis
China Akan Larang Anak-anak...
China Akan Larang Anak-anak dan Remaja Main Internet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved