Telegram Bakal Punya Fitur Panggilan Video Grup yang Kedepankan Keamanan

Sabtu, 25 April 2020 - 18:37 WIB
loading...
Telegram Bakal Punya...
Menyambut capaian 400 juta pengguna, Telegram menyiapkan fitur video grup yang mengedepankan keamanan. Foto/ist
A A A
MOSKOW - Telegram sedang mengembangkan layanan panggilan video grup yang akan diluncurkan akhir tahun ini. Aplikasi chatting ini mengklaim layanan video grupnya akan menawarkan jaminan keamanan yang selalu jadi masalah utama pada layanan video grup -sebut saja Zoom yang diterpa isu keamanan dalam beberapa bulan terakhir, demikian dikutip dari The Verge, Sabtu (25/4/2020).

Beberapa orang mengkritik klaim Zoom yang menawarkan enrkipsi end-to-end itu salah. Hal itu justru memudahkan pengguna tak diundang untuk memanfaatkan panggilan video. Kendati demikian, Telegram juga mengahadapi kritik yang sama yakni mengenai enkripsi end-to-end tidak diaktifkan secara default.

Telegram mengungkapkan, rencana tersebut sambil mengumumkan pencapaian 400 juta pengguna aktif bulanan. Jumlah ini dua kali lipat dibanding dua tahun lalu.

Menurut Telegram, capaian 400 juta pengguna itu terjadi dalam waktu setahun setelah mencapai 300 juta pengguna. Capaian tersebut juga berarti Telegram menggandakan basis pengguna sejak 2018, saat itu hanya ada 200 juta pengguna aktif bulanan.

Manajemen Telegram mengatakan, setidaknya telah melihat 1,5 juta pengguna baru yang mendaftar setiap hari. Mereka juga menyatakan menjadi aplikasi media sosial yang paling banyak diunduh di lebih dari 20 negara. Namun, basis pengguna Telegram masih jauh dibandingkan WhatsApp yang sudah mencapai dua miliar pengguna pada Februari tahun ini.

Tak hanya dua pengumuman di atas, Telegram juga merilis fitur baru. Pengguna kini dapat menambahkan cuplikasi untuk kuis yang dibuat Telegram. Selain itu, ada 20.000 stiker baru di ekosistemnya.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aplikasi Pengintai untuk...
Aplikasi Pengintai untuk Identifikasi Jenis Peralatan Militer Diluncurkan
Terhubung dengan Radikalisme,...
Terhubung dengan Radikalisme, Telegram Memblokir Hampir 190.000 Akun Berbahaya
AS Berencana Kirim Starlink...
AS Berencana Kirim Starlink untuk Hidupkan Layanan Internet Iran
China Curigai Proses...
China Curigai Proses Pembelian Manus oleh Meta
Ciri-Ciri Kejahatan...
Ciri-Ciri Kejahatan Scam Telegram Palsu yang Harus Diwaspadai
China Terbitkan Regulasi...
China Terbitkan Regulasi untuk Mengatur Harga Platform Internet
MPIX Tunjuk Nurfaizi...
MPIX Tunjuk Nurfaizi Suwandi jadi Komisaris Independen, Pertegas Ekspansi ke Remitansi Pekerja Migran
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
TikTok Bidik Pertumbuhan...
TikTok Bidik Pertumbuhan Aplikasi Asia Tenggara lewat Inovasi AI
Rekomendasi
Tak Sekadar Fashion,...
Tak Sekadar Fashion, Kacamata Hitam Bisa Lindungi Mata dari Penyakit Ini
OTT di Sumut, KPK Tangkap...
OTT di Sumut, KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin
Bukan Cuma Kinerja Keuangan,...
Bukan Cuma Kinerja Keuangan, Ini Alasan MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved