Terhubung dengan Radikalisme, Telegram Memblokir Hampir 190.000 Akun Berbahaya

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:26 WIB
loading...
Terhubung dengan Radikalisme,...
Telegram Memblokir Hampir 190.000 Akun Berbahaya. FOTO/Daily
A A A
JAKARTA - Aplikasi perpesanan Telegram memblokir lebih dari 187.000 grup dan saluran pada hari Senin, yang merupakan salah satu jumlah tertinggi dalam beberapa pekan terakhir, menurut analisis Sputnik/RIA Novosti terhadap data statistik aplikasi perpesanan tersebut.

Sebanyak 187.634 grup dan saluran yang diblokir merupakan angka tertinggi keempat pada bulan Februari, hanya pada tanggal 22-23 Januari dan 15 Februari yang mencatat angka tertinggi

Sejak 1 Februari, Telegram telah memblokir total 2,04 juta grup dan saluran, termasuk 7.116 grup dan saluran yang “terkait teror.”

Sejak Januari 2026, jumlah grup dan saluran yang diblokir telah mencapai hampir 7,5 juta, termasuk 27.382 saluran yang “berhubungan dengan terorisme.”

Sejak tahun 2015, proses moderasi telah mencakup keluhan pengguna dan pemantauan proaktif berdasarkan pembelajaran mesin, yang ditingkatkan pada awal tahun 2024 dengan alat moderasi yang didukung AI, menurut Telegram.

Aplikasi perpesanan Telegram dibuat pada tahun 2013 oleh Pavel Durov, pendiri platform media sosial Rusia, VKontakte.

Jumlah pengguna aktif bulanan Telegram melebihi satu miliar.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciri-Ciri Kejahatan...
Ciri-Ciri Kejahatan Scam Telegram Palsu yang Harus Diwaspadai
Telegram Kini BIsa Login...
Telegram Kini BIsa Login Menggunakan Passkey Tanpa SMS
Telegram Kenalkan Fitur...
Telegram Kenalkan Fitur Baru Pencarian Postingan Publik
Konten Telegram Kini...
Konten Telegram Kini Bisa Disebar lewat Google Cast
Kominfo Turun Tangan...
Kominfo Turun Tangan Berantas Konten Porno, Telegram Kena Sanksi?
Telegram Blokir 15 Juta...
Telegram Blokir 15 Juta Akun dan Konten berbahaya Sepanjang 2024
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
Prabowo Terbitkan Perpres...
Prabowo Terbitkan Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Mengarah Terorisme
Dosen UIN Sunan Ampel:...
Dosen UIN Sunan Ampel: Dana Asing Tak Dilarang tapi Negara Wajib Mengawasi
Rekomendasi
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Misteri Rumah Rimar...
Misteri Rumah Rimar Idol Terungkap! Sosok Bermuka Batu Bertaring Pernah Muncul di Depannya
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved