Mengenal Bom Fosfor Putih yang Digunakan Israel untuk Menyerang Palestina

Rabu, 01 Juni 2022 - 12:33 WIB
loading...
A A A
Bahaya yang muncul oleh bom fosfor putih ini dapat menyebabkan cedera serius bahkan kematian ketika zat kimia tersebut bersentuhan langsung dengan kulit, terhirup maupun tertelan ke dalam tubuh.

Dalam penggunaan fosfor putih, zat kimia ini bisa dimasukan dalam peluru artileri, mortir, hingga bom yang digunakan pada operasi militer. Ketika dilepaskan, dia akan mengeluarkan asap putih pekat. Asap ini bisa mengganggu optik inframerah dan sistem pelacakan senjata, sehingga bisa melindungi pasukan dari senjata berpemandu.
Baca juga : Rusia Dituduh Jatuhkan Bom Fosfor Putih yang Menyeramkan di Ukraina

Maka dari itu, penggunaan fosfor putih pada di area terbuka dilarang dalam hukum internasional. Di Gaza sendiri, IDF paling sering meledakan fosfor putih yang dimasukan peluru artileri 155mm dan peluru mortir 120mm.

Setiap serangan akan menyebarkan sekitar 116 bagian fosfor putih yang terbakar dalam radius hingga 125 meter dari titik ledakan. Fosfor putih ini akan meledak saat kontak langsung dengan oksigen di udara serta terus terbakar hingga 1500 derajat Fahrenheit.

Efeknya adalah, ketika zat kimia ini bersentuhan dengan kulit, akan menciptakan luka bakar yang cukup intens, bahkan bisa sampai ke tulang. Tak hanya itu, infeksi juga sering terjadi pada tubuh yang menyerap bahan kimia ini. Dampaknya sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kerusakan pada organ internal tubuh, bahkan kematian sekalipun.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Laboratorium Bahan Peledak...
Laboratorium Bahan Peledak Terbesar di Dunia Beroperasi di Texas
Rudal DF-61 Buatan China...
Rudal DF-61 Buatan China Siap Merobek Langit
Pesawat Siluman J-35...
Pesawat Siluman J-35 buatan China dapat Ubah Teknologi Militer Dunia
AS dan israel Gunakan...
AS dan israel Gunakan Senjata Canggih Ini saat Membunuh Ayatollah Ali Kharmeni
Ini Teknologi Rudal...
Ini Teknologi Rudal Iran yang Bikin Donald Trump dan Netanyahu Gelisah
Riset Temukan 95 Persen...
Riset Temukan 95 Persen AI Siap Gunakan Senjata Nuklir dalam Berperang
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Rekomendasi
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Berita Terkini
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved