Mengenal Cara Kerja Penangkal Rudal Israel Iron Dome
Minggu, 10 April 2022 - 22:25 WIB
loading...
A
A
A
'Kubah besi' dirancang untuk mendeteksi ancaman dari jarak sekitar 4 hingga 70 kilometer. Iron Dome juga mampu mendeteksi sekumpulan burung yang terbang serta roket yang tidak membahayakan dan kemudian menembakkan roket pencegat Tamir sesuai kebutuhan.
Roket Tamir, yang bergerak dengan kecepatan subsonik dilengkapi dengan segala macam sensor onboard, termasuk hal-hal seperti GPS dan sensor elektro-optik, dan sirip kemudi sehingga mereka dapat secara otomatis menyesuaikan jalur mereka dalam perjalanan untuk melacak mangsanya.
BACA JUGA : Toyota Tundra Dibekali Senjata Rahasia untuk Bertarung dengan Ford Raptor
"Ledakan fuze dari roket Tamir akan meledak di dekat target yang masuk dan menghancurkan mereka di udara. Idenya adalah itu akan meledakkan hulu ledak roket musuh," kata Ian Williams, dari Program Keamanan Internasional di Pusat Studi Strategis & Internasional dan wakil direktur CSIS's Proyek Pertahanan Rudal AS.
Pencegatan yang dilakukan Iron Dome memang tidak selalu bersih. Fragmen dari ledakan di udara terkadang menyebabkan kerusakan saat mereka kembali ke Bumi. Tapi rekor Iron Dome sangat mengesankan. Rafael mengklaim tingkat keberhasilannya lebih baik dari 90 persen.
Di balik keunggulannya, Iron Dome Israel juga memiliki kelemahan. Iron Dome tidak bisa untuk mencegat rudal balistik yang lebih besar dan lebih cepat, dengan lintasan yang lebih panjang dan lebih curam. Sesuai rancangannya, Iron Dome khusus untuk ancaman jarak pendek.
Roket Tamir, yang bergerak dengan kecepatan subsonik dilengkapi dengan segala macam sensor onboard, termasuk hal-hal seperti GPS dan sensor elektro-optik, dan sirip kemudi sehingga mereka dapat secara otomatis menyesuaikan jalur mereka dalam perjalanan untuk melacak mangsanya.
BACA JUGA : Toyota Tundra Dibekali Senjata Rahasia untuk Bertarung dengan Ford Raptor
"Ledakan fuze dari roket Tamir akan meledak di dekat target yang masuk dan menghancurkan mereka di udara. Idenya adalah itu akan meledakkan hulu ledak roket musuh," kata Ian Williams, dari Program Keamanan Internasional di Pusat Studi Strategis & Internasional dan wakil direktur CSIS's Proyek Pertahanan Rudal AS.
Pencegatan yang dilakukan Iron Dome memang tidak selalu bersih. Fragmen dari ledakan di udara terkadang menyebabkan kerusakan saat mereka kembali ke Bumi. Tapi rekor Iron Dome sangat mengesankan. Rafael mengklaim tingkat keberhasilannya lebih baik dari 90 persen.
Di balik keunggulannya, Iron Dome Israel juga memiliki kelemahan. Iron Dome tidak bisa untuk mencegat rudal balistik yang lebih besar dan lebih cepat, dengan lintasan yang lebih panjang dan lebih curam. Sesuai rancangannya, Iron Dome khusus untuk ancaman jarak pendek.
(ysw)
Lihat Juga :