Ini Perbandingan F-16 Amerika vs MiG-29 Rusia, Mana Lebih Unggul?
Kamis, 31 Maret 2022 - 12:04 WIB
loading...
A
A
A
Lebih jelasnya, ini karena historis kedua negara ini berbeda. Amerika Serikat tidak pernah diserang di tanah mereka dan karena itu lebih suka menghadapi musuh dari jarak jauh.
Sedangkan Rusia pernah diserang oleh Napoleon dan Hitler, kemudian mengalahkannya dalam pertempuran jarak dekat. Sehingga Rusia lebih memilih pertempuran jarak dekat karena telah melakukannya selama bertahun-tahun di tanahnya sendiri.
BACA JUGA : Tiru YouTube, TikTok Bakal Hadirkan Fitur Riwayat Menonton
Itulah sebabnya karakteristik indikator ini identik dengan DNA historisnya. Pesawat tempur Rusia mengembangkan kecepatan 2,25 Mach dan memiliki koefisien kemampuan manuver 9,6 dari 10 kemungkinan (3D Thrust).
Sementara rekan Amerika mengembangkan kecepatan 2,00 Mach dan koefisien kemampuan manuver 7,9 dari 10 kemungkinan. Jika dilakukan pertempuran langsung di udara, pesawat tempur MiG-29 Rusia lebih unggul.
3. Jangkauan Visual
Seperti disebutkan sebelumnya, kedua belah pihak memiliki cara berpikir yang berbeda. Jika sebelumnya Rusia memimpin dengan kecepatan dan kemampuan manuver, sekarang Amerika menyamakan skor, justru karena mereka lebih suka menyelesaikan masalah dari jarak jauh, menghindari masalah di wilayah mereka.
F-16 menggunakan radar AESA AN / APG-80, yang menurut standar internasional yang diterima untuk peralatan militer dinilai sangat baik. MiG Rusia menggunakan radar Phazotron Zhuk AE AESA, yang dinilai sangat baik dengan standar yang sama.
Perbedaan utama berasal dari fakta bahwa radar Rusia adalah Array Kemudi Elektronik Aktif Rusia pertama dan mereka belum menguasai dan mengembangkan teknologi ini ke tingkat pesaing Amerika.
BACA JUGA : 4 Makanan yang Harus Dihindari di Mobil
Radar Rusia menggunakan saluran transmisi quad-channel berpendingin cairan dengan kepadatan lebih rendah, teknologi pengemasan modul yang sebanding dengan desain AESA AS generasi pertama.
Pada saat yang sama, Amerika terus meningkatkan dan meningkatkan AN / APG-80 AESA mereka, baik untuk kebutuhan Angkatan Udara AS maupun mitra mereka di seluruh dunia.
Jika Rusia sekarang baru mengenal teknologi ini, Amerika sudah beberapa putaran di depan mereka. Secara realistis, indikatornya mendukung Rusia, tetapi pemenang dalam kategori ini adalah F-16 karena peningkatan terus-menerus dari sistem radar tersebut.
Sedangkan Rusia pernah diserang oleh Napoleon dan Hitler, kemudian mengalahkannya dalam pertempuran jarak dekat. Sehingga Rusia lebih memilih pertempuran jarak dekat karena telah melakukannya selama bertahun-tahun di tanahnya sendiri.
BACA JUGA : Tiru YouTube, TikTok Bakal Hadirkan Fitur Riwayat Menonton
Itulah sebabnya karakteristik indikator ini identik dengan DNA historisnya. Pesawat tempur Rusia mengembangkan kecepatan 2,25 Mach dan memiliki koefisien kemampuan manuver 9,6 dari 10 kemungkinan (3D Thrust).
Sementara rekan Amerika mengembangkan kecepatan 2,00 Mach dan koefisien kemampuan manuver 7,9 dari 10 kemungkinan. Jika dilakukan pertempuran langsung di udara, pesawat tempur MiG-29 Rusia lebih unggul.
3. Jangkauan Visual
Seperti disebutkan sebelumnya, kedua belah pihak memiliki cara berpikir yang berbeda. Jika sebelumnya Rusia memimpin dengan kecepatan dan kemampuan manuver, sekarang Amerika menyamakan skor, justru karena mereka lebih suka menyelesaikan masalah dari jarak jauh, menghindari masalah di wilayah mereka.
F-16 menggunakan radar AESA AN / APG-80, yang menurut standar internasional yang diterima untuk peralatan militer dinilai sangat baik. MiG Rusia menggunakan radar Phazotron Zhuk AE AESA, yang dinilai sangat baik dengan standar yang sama.
Perbedaan utama berasal dari fakta bahwa radar Rusia adalah Array Kemudi Elektronik Aktif Rusia pertama dan mereka belum menguasai dan mengembangkan teknologi ini ke tingkat pesaing Amerika.
BACA JUGA : 4 Makanan yang Harus Dihindari di Mobil
Radar Rusia menggunakan saluran transmisi quad-channel berpendingin cairan dengan kepadatan lebih rendah, teknologi pengemasan modul yang sebanding dengan desain AESA AS generasi pertama.
Pada saat yang sama, Amerika terus meningkatkan dan meningkatkan AN / APG-80 AESA mereka, baik untuk kebutuhan Angkatan Udara AS maupun mitra mereka di seluruh dunia.
Jika Rusia sekarang baru mengenal teknologi ini, Amerika sudah beberapa putaran di depan mereka. Secara realistis, indikatornya mendukung Rusia, tetapi pemenang dalam kategori ini adalah F-16 karena peningkatan terus-menerus dari sistem radar tersebut.
Lihat Juga :