Bukan Pawang Hujan, Rusia Punya Laboratorium Pengendali Cuaca Sura

Rabu, 30 Maret 2022 - 10:35 WIB
loading...
Bukan Pawang Hujan,...
Sura Ionospheric Heating Facility adalah laboratorium pengendali cuaca buatan Rusia yang menyaingi HAARP milik AS. Foto: ist
A A A
RUSIA - Rusia adalah salah satu negara yang selalu melakukan penelitian canggih, yang acap lebih maju dibanding negara-negara lain.

Selain itu, sejak era Uni Soviet, negara ini juga tidak pernah mau kalah dari musuhnya, terutama Amerika Serikat. Jadi, ketika AS membuat sebuah teknologi baru, Rusia pasti akan segera melakukan penelitian yang sama.

Sura Ionospheric Heating Facility merupakan sebuah laboratorium penelitian Ionosfer milik Rusia. Laboratorium ini berada di dekat kota kecil Vasilsurks yang berada sekitar 100 km ke arah timur dari Nizhny Novgorod, Rusia.

Sura mampu memancarkan gelombang radio sekitar 80 megawatt pada 4,3 mHz dan bisa meningkat 260 megawatt pada 9,5 mHz.

Fasilitas milik Rusia ini pertama kali digunakan pada tahun 1981. Sura Ionospheric Heating Facility digunakan para peneliti Rusia untuk mempelajari perilaku ionosfer dan efek dari generasi emisi frekuensi rendah pada modulasi arus ionosfer.

Selain itu diketahui juga bahwa Amerika Serikat memiliki temuan yang mirip dengan Sura Ionospheric Heating Facility ini. Namanya adalah pemanas ionosfer HAARP yang pembuatannya dimulai pada 1993.

BACA JUGA: Hampir 11 Cm, Pria India Ini Memiliki Lidah Terpanjang di Dunia

Rentang frekuensi Sura Ionospheric Heating Facility berkisar pada angka 4,5 hingga 9,3 MHz. Fasilitas ini terdiri dari tiga pemancar siaran 250 kW dan 144 antenna-array dipole silang dengan dimensi 300 mx 300 m.

Kemudian, di tengah rentang frekuensi operasi (4,5 – 9,3 MHz) tercapai zenith gain maksimum sekitar 260 (~24 dB), serta ERP 190 MW (~83 dbW).
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Tahukah Anda! Jamur...
Tahukah Anda! Jamur dapat Memengaruhi Curah Hujan dan Cuaca
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Rekomendasi
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Berita Terkini
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved