7 Teknologi Ini Mengubah Perang Menjadi Lebih Canggih dan Mengerikan
Senin, 21 Maret 2022 - 18:02 WIB
loading...
A
A
A
6. Senjata Luar Angkasa
Senjata luar angkasa mencakup berbagai hulu ledak yang dapat menyerang target di Bumi dari luar angkasa, mencegat dan menonaktifkan rudal yang melintasi ruang angkasa, atau menghancurkan sistem ruang angkasa atau satelit di orbit.
Selama Perang Dingin, AS dan bekas Uni Soviet sama-sama mengembangkan senjata luar angkasa, saat ketegangan politik meningkat.
Sementara militerisasi luar angkasa tetap kontroversial, AS, Rusia, dan China telah mengembangkan senjata anti-satelit.
Beberapa uji tembak hulu ledak ini telah berhasil menghancurkan satelit di orbit, termasuk uji coba rudal anti-satelit China tahun 2007 yang menghancurkan salah satu satelit cuaca yang tidak berfungsi di negara itu.
7. Senjata Nuklir
Bom nuklir adalah senjata paling merusak dan mematikan. Hulu ledak ini menarik kekuatan destruktif mereka dari reaksi nuklir, yang melepaskan sejumlah besar energi ledakan.
Senjata nuklir pertama di dunia, atau bom atom, dikembangkan oleh fisikawan yang bekerja di Proyek Manhattan selama Perang Dunia II. Proyek Manhattan, yang dimulai pada tahun 1939, telah menjadi salah satu program penelitian rahasia yang paling terkenal.
Bom nuklir pertama diledakkan pada 16 Juli 1945, selama apa yang disebut uji coba Trinity di Pangkalan Udara Alamogordo di New Mexico. Ledakan itu menciptakan awan jamur besar, dan daya ledak bom itu setara dengan lebih dari 15.000 ton TNT.
Pada bulan Agustus 1945, dua bom atom dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki di Jepang. Pemboman itu secara efektif mengakhiri Perang Dunia II, tetapi mengantarkan pada dekade ketakutan global akan penghancuran nuklir.
Sampai saat ini, pemboman Hiroshima dan Nagasaki tetap menjadi satu-satunya senjata nuklir yang digunakan dalam perang.
Senjata luar angkasa mencakup berbagai hulu ledak yang dapat menyerang target di Bumi dari luar angkasa, mencegat dan menonaktifkan rudal yang melintasi ruang angkasa, atau menghancurkan sistem ruang angkasa atau satelit di orbit.
Selama Perang Dingin, AS dan bekas Uni Soviet sama-sama mengembangkan senjata luar angkasa, saat ketegangan politik meningkat.
Sementara militerisasi luar angkasa tetap kontroversial, AS, Rusia, dan China telah mengembangkan senjata anti-satelit.
Beberapa uji tembak hulu ledak ini telah berhasil menghancurkan satelit di orbit, termasuk uji coba rudal anti-satelit China tahun 2007 yang menghancurkan salah satu satelit cuaca yang tidak berfungsi di negara itu.
7. Senjata Nuklir
Bom nuklir adalah senjata paling merusak dan mematikan. Hulu ledak ini menarik kekuatan destruktif mereka dari reaksi nuklir, yang melepaskan sejumlah besar energi ledakan.
Senjata nuklir pertama di dunia, atau bom atom, dikembangkan oleh fisikawan yang bekerja di Proyek Manhattan selama Perang Dunia II. Proyek Manhattan, yang dimulai pada tahun 1939, telah menjadi salah satu program penelitian rahasia yang paling terkenal.
Bom nuklir pertama diledakkan pada 16 Juli 1945, selama apa yang disebut uji coba Trinity di Pangkalan Udara Alamogordo di New Mexico. Ledakan itu menciptakan awan jamur besar, dan daya ledak bom itu setara dengan lebih dari 15.000 ton TNT.
Pada bulan Agustus 1945, dua bom atom dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki di Jepang. Pemboman itu secara efektif mengakhiri Perang Dunia II, tetapi mengantarkan pada dekade ketakutan global akan penghancuran nuklir.
Sampai saat ini, pemboman Hiroshima dan Nagasaki tetap menjadi satu-satunya senjata nuklir yang digunakan dalam perang.
(ysw)
Lihat Juga :