Begini Cara Melihat Invasi Rusia ke Ukraina Pakai Google Maps

Senin, 28 Februari 2022 - 17:24 WIB
loading...
Begini Cara Melihat...
Google Maps ternyata bisa digunakan untuk melacak pergerakan tentara Rusia yang sedang menginvasi Ukraina. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Google Maps ternyata bisa digunakan untuk melacak pergerakan tentara Rusia yang sedang menginvasi Ukraina. Melalui Google Maps tersebut akan terlihat kepanikan warga Ukraina yang berusaha menyelamatkan diri ketika pasukan Rusia mulai merangsek masuk Kota Kiev.

Laporan dari The Washington Post ini merinci bagaimana tim peneliti menggunakan kombinasi Google Maps dan citra radar untuk melacak pergerakan pasukan Rusia, memberi tahu mereka tentang invasi ke Ukraina.

Dr. Jeffrey Lewis, seorang profesor di Institut Studi Internasional Middlebury California, melihat lalu lintas yang sangat buruk pada pukul 03:15 di dekat perbatasan Ukraina.

BACA: Google Maps Hapus Wilayah Rusia, Pengguna Reddit Sebut-sebut Indonesia

Dia tahu bahwa itu bukan kemacetan biasa. Lewis menemukan bahwa kemacetan pada 23 Februari 2022 itu terjadi sehari sebelum Rusia menginvasi Ukraina.



Dalam gambar radar yang diambil oleh Earth observation group Capella Space, terlihat deretan tank Rusia dan kendaraan militer lainnya di dekat lokasi kemacetan itu.

“Di masa lalu, kami akan mengandalkan seorang reporter untuk menunjukkan kepada kami apa yang terjadi di lapangan,” kata Lewis kepada The Post.

BACA JUGA: Spesies Baru Katak Bermoncong Tapir Ditemukan di Hutan Amazon

“Hari ini, Anda dapat membuka Google Maps dan melihat orang-orang melarikan diri dari Kiev,” Lewis seperti dilansir The Verge, Senin (28/2/2022). Google Maps menggunakan data real-time dari smartphone untuk melacak kondisi lalu lintas.

Dalam sebuah utas di Twitter, Lewis menduga bahwa lalu lintas padat yang dicatat Google kemungkinan berasal dari ponsel warga sipil yang terjebak di penghalang jalan.

Begini Cara Melihat Invasi Rusia ke Ukraina Pakai Google Maps


Setelah pasukan Rusia mulai memasuki Ukraina, The Post mencatat bahwa Google Maps menunjukkan penutupan jalan di Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina, bersama dengan layanan kereta bawah tanah yang dihentikan di seluruh kota.

BACA JUGA: Cara Pakai Standar Tengah Motor Ga Pake Ribet, Perempuan Wajib Baca!

Tidak jelas apakah Google Maps menyediakan peringatan SOS atau tempat perlindungan dari bom untuk orang-orang di Ukraina. Namun, Google Maps memang menampilkan informasi tentang stasiun kereta bawah tanah, beberapa di antaranya digunakan sebagai tempat berlindung.

Damian Menscher, seorang insinyur keandalan keamanan di Google menunjukkan di Twitter bahwa penggunaan Google Maps telah melonjak di Ukraina sejak dimulainya invasi Rusia.

" Google Maps tampaknya digunakan warga sipil dan tentara di lapangan di Ukraina untuk melacak situasi yang menghancurkan," ujarnya.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Bongkar Teknologi Rudal...
Bongkar Teknologi Rudal Siluman Su-57 yang Timbulkan Masalah di Ukraina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Rekomendasi
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved