Cara Memilih Teknologi Fast Charger Terbaik di 2022

Jum'at, 25 Februari 2022 - 12:48 WIB
loading...
Cara Memilih Teknologi Fast Charger Terbaik di 2022
Dukungan teknologi fast charging menjadi pertimbangan utama saat ingin meminang smartphone di 2022. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A A A
JAKARTA - Sudah semakin banyak smartphone yang sudah dibekali teknologi fast charging. Dengan fast charging , maka proses pengisian daya jadi lebih cepat.

Teknologi ini belakangan sangat penting dan semakin dibutuhkan.

Logika sederhananya ini: seberapa pun besarnya kapasitas ponsel, akan tetap habis dengan penggunaan berat (heavy user). Baterai yang besar juga berdampak pada tampilan ponsel yang lebih tebal dan berat (bulky).

Maka, solusinya bukan menambah jumlah mAh di baterai. Tapi, justru mempercepat proses pengisian daya di baterai.

Dengan pengisian daya yang cepat, konsumen lebih nyaman dan bebas memakai HP mereka. Baterai pun tak perlu besar-besar. 4.000 mAh saja sudah cukup. Sehingga menjaga desain ponsel tetap tipis.

BACA JUGA: Ini Pasal KUHP untuk Menjerat Influencer dan Artis yang Pompom Kripto Ilegal

Jika baterai habis, mengisi daya ponsel bisa butuh waktu 1 jam atau bahkan kurang dari 1 jam tergantung kecepatan pengisian dayanya. Pengisian daya 33 watt hingga 45 watt sudah normal. Yang terbaik, mencapai 67 watt bahkan 120 watt.

Ada cukup banyak parameter yang dipakai di teknologi fast charging. Mulai dari teknologi fast charging yang digunakan untuk memutus arus dan menjaga tidak panas, kualitas baterainya, dan juga kabel atau bahkan charger yang sudah mendukung fast charing.

Karena teknologi fast charging sudah semakin umum, maka aksesoris fast charging pun sudah banyak beredar di pasaran.
Nah, berikut adalah tips untuk memilih aksesoris fast charging yang tepat menurut Erafone:

1. Cek kecepatan proses pengisian
Cek kecepatan pengisian daya, apakah charger bisa mengisi daya 50 persen, 60 persen, atau 70 persen lebih cepat?
Dengan mengetahui hal ini, pengguna bisa tahu seberapa lama waktu yang dibtuuhkan untuk mengisi daya.

2. Lihat voltase
Pada umumnya, voltase charger adalah 220V. Sementara, untuk bagian outputnya menggunakan 5V saja. Nah, sesuaikan charger dengan kebutuhan arus smartphone.

3. Cari yang multifungsi
Cobalah untuk mencari produk yang multifungsi. Misalnya saja kabel USB Yang bisa juga digunakan sebagai penghubung antara smartphone dengan charger atau powerbank.
(dan)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2582 seconds (10.101#12.26)