Dampak Kenaikan Suhu, Antartika Mulai Berubah Jadi Hijau
Sabtu, 19 Februari 2022 - 06:17 WIB
loading...
A
A
A
Kondisi itu terekam dalam studi “Percepatan pemanasan iklim dan dinamika tanaman di Antartika,” diterbitkan dalam jurnal Current Biology. Penulis penelitian ini adalah Nicoletta Cannone dari Università degli Studi dell'Insubria, Dip. Scienza e Alta Tecnologia, Italia.
![Dampak Kenaikan Suhu, Antartika Mulai Berubah Jadi Hijau]()
Diketahui South Orkneys terpisah dari Antartika sekitar 600 km, namun masih dalam iklim kutub. Sekitar 90% dari pulau-pulau itu mengalami glasiasi pada 2009, dan musim panasnya sangat pendek dan sangat dingin. Lautan yang tertutup es mengelilingi laut South Orkneys dari akhir April hingga November.
Baca juga; Gletser Kiamat di Antartika Berisiko Mencair, Bumi Terancam Tenggelam
Tetapi studi baru menunjukkan bahwa banyak hal berubah di pulau-pulau terpencil ini. “Ini adalah bukti pertama di Antartika untuk mempercepat respons ekosistem terhadap pemanasan iklim, mengkonfirmasi pengamatan serupa di Belahan Bumi Utara,” keterangan dalam penelitian itu dikutip SINDOnews dari laman universetoday, Sabtu (19/2/2022).
Iklim yang memanas di Antartika juga berdampak pada vertebrata laut, khususnya anjing laut berbulu yang menghuni pulau itu. Penelitian lain menunjukkan bahwa jenis respons ekosistem yang dipercepat yang sama dari pemanasan iklim terjadi di Kutub Utara.

Diketahui South Orkneys terpisah dari Antartika sekitar 600 km, namun masih dalam iklim kutub. Sekitar 90% dari pulau-pulau itu mengalami glasiasi pada 2009, dan musim panasnya sangat pendek dan sangat dingin. Lautan yang tertutup es mengelilingi laut South Orkneys dari akhir April hingga November.
Baca juga; Gletser Kiamat di Antartika Berisiko Mencair, Bumi Terancam Tenggelam
Tetapi studi baru menunjukkan bahwa banyak hal berubah di pulau-pulau terpencil ini. “Ini adalah bukti pertama di Antartika untuk mempercepat respons ekosistem terhadap pemanasan iklim, mengkonfirmasi pengamatan serupa di Belahan Bumi Utara,” keterangan dalam penelitian itu dikutip SINDOnews dari laman universetoday, Sabtu (19/2/2022).
Iklim yang memanas di Antartika juga berdampak pada vertebrata laut, khususnya anjing laut berbulu yang menghuni pulau itu. Penelitian lain menunjukkan bahwa jenis respons ekosistem yang dipercepat yang sama dari pemanasan iklim terjadi di Kutub Utara.
(wib)
Lihat Juga :