Temuan OECD: Sampah Plastik Asia Meningkat 70% pada Tahun 2050

Rabu, 13 Agustus 2025 - 07:04 WIB
loading...
Temuan OECD: Sampah...
Sampah Plastik Asia Meningkat 70% pada tahun 2050. FOTO/ DAILY
A A A
JAKARTA - Kebocoran sampah plastik ke lingkungan di negara-negara Asia Tenggara, termasuk Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan, dapat meningkat hampir 70 persen pada tahun 2050 dibandingkan dengan tingkat pada tahun 2022



jJka tidak ada langkah-langkah efektif yang diambil untuk mengurangi polusi, Kantor Berita Kyodo melaporkan mengutip Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).

OECD menggambarkan kawasan tersebut sebagai "titik panas polusi plastik" dan dalam laporannya menyatakan bahwa sampah plastik yang dikelola dengan buruk masih menjadi perhatian utama, dengan 8,4 juta ton bocor ke lingkungan pada tahun 2022.

"Praktik informal dan tidak aman seperti pembakaran terbuka dan pembuangan sampah langsung ke lingkungan masih meluas di sebagian besar negara ASEAN dan Tiongkok, terutama di daerah pedesaan," menurut laporan Regional Plastics Outlook, merujuk pada Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Sampah plastik merupakan masalah lingkungan utama yang mencemari sungai dan lautan serta mengancam satwa liar dan kesehatan manusia ketika mikroplastik masuk ke dalam tubuh.

OECD memperkirakan kebocoran sampah plastik tahunan ke lingkungan di kawasan ini dapat mencapai 14,1 juta ton pada tahun 2050, dengan 5,1 juta ton di antaranya masuk ke sungai, wilayah pesisir, dan lautan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Infografis
Tarif PPN Negara-Negara...
Tarif PPN Negara-Negara di Asia Tenggara pada 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved