Temuan OECD: Sampah Plastik Asia Meningkat 70% pada Tahun 2050

Rabu, 13 Agustus 2025 - 07:04 WIB
loading...
A A A
Negara-negara di kawasan ini menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam kemampuan pengelolaan sampah dan sebagian besar masih kekurangan langkah-langkah untuk mengendalikan permintaan plastik, tambah laporan tersebut.

Didorong sebagian oleh pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang pesat, konsumsi plastik di 13 negara diperkirakan akan meningkat hampir sembilan kali lipat dari 17 juta ton pada tahun 1990 menjadi 152 juta ton pada tahun 2022, dengan lebih dari separuhnya digunakan untuk aplikasi jangka pendek seperti pengemasan, menurut OECD.

Karena lebih dari separuh konsumsi plastik di kawasan ini memiliki masa pakai kurang dari lima tahun, sebagian besarnya dengan cepat menjadi sampah. Sampah plastik regional telah meningkat dari 10 juta ton pada tahun 1990 menjadi 113 juta ton pada tahun 2022.

Langkah-langkah berani seperti pelarangan plastik sekali pakai dan penerapan pajak dapat mengurangi penggunaan plastik di kawasan ini sebesar 28 persen, meningkatkan tingkat daur ulang menjadi 54 persen, dan mengurangi sampah yang tidak terkelola sebesar 97 persen, menurut laporan tersebut.

Negosiasi untuk perjanjian internasional yang mengikat secara hukum tentang polusi plastik dilanjutkan pada hari Selasa di Jenewa, setelah perundingan sebelumnya tahun lalu di Busan, Korea Selatan, gagal mencapai konsensus karena perbedaan pendapat antarnegara mengenai pengendalian produksi plastik dan pengelolaan sampah plastik.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
UMB Bangun Sistem Pengelolaan...
UMB Bangun Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Pondok Kelor Tangerang
Prabowo Ingatkan Penanganan...
Prabowo Ingatkan Penanganan Sampah Tak Bisa Gunakan Cara-cara Lama
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Rekomendasi
Dewan Eropa Tuding FIFA...
Dewan Eropa Tuding FIFA Buka Pintu Kecurangan
4 Kombes Pol Promosi...
4 Kombes Pol Promosi Jabatan ke Lemdiklat Polri dan Pecah Bintang dalam Mutasi Terbaru, Ini Daftar Namanya
1 Lagi Tentara AS Tewas...
1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
Berita Terkini
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
Infografis
10 Petinju Terkaya di...
10 Petinju Terkaya di Dunia pada Tahun 2023 Versi Daily Star
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved