18.000 Catatan Mesir Kuno di Era Pemerintahan Ptolemy XII Ditemukan
Senin, 07 Februari 2022 - 19:08 WIB
loading...
A
A
A
Lebih dari seratus ostraca yang ditemukan di Athribis tercakup dalam latihan menulis berulang, dengan karakter yang sama ditulis berulang-ulang. Ini seperti guru yang menghukum siswanya dengan disiplin menulis janji berulang-ulang.
Sebagian besar catatan yang ditemukan ditulis dalam Demotik, yang merupakan naskah administratif yang digunakan pada masa pemerintahan Ptolemy XII (lebih dikenal sekarang sebagai bapak Cleopatra), yang memerintah dari tahun 81 hingga 59 SM dan kemudian dari tahun 55 hingga 51 SM.
BACA JUGA: 3 Cara Manjur Lindungi Nomor WhatsApp dari Upaya Peretasan
Selama waktu ini, kota Athribis adalah ibu kota negara Mesir, yang terletak di sepanjang Sungai Nil. Tetapi meskipun Demotik jelas merupakan skrip yang lebih populer saat ini, bentuk hieroglif yang disederhanakan masih diajarkan kepada anak-anak.
"Fragmen di bawah, misalnya, adalah teks sekolah dari alfabet Hieratik, dengan setiap huruf disertai dengan burung yang sesuai," ujar Leitz.
Berbagai bahasa yang terlihat di ostraca di Athribis, termasuk hieroglif, Yunani, Arab, dan Koptik, mengisyaratkan sejarah kota yang penuh gejolak dan multikultural.
Sebagian besar catatan yang ditemukan ditulis dalam Demotik, yang merupakan naskah administratif yang digunakan pada masa pemerintahan Ptolemy XII (lebih dikenal sekarang sebagai bapak Cleopatra), yang memerintah dari tahun 81 hingga 59 SM dan kemudian dari tahun 55 hingga 51 SM.
BACA JUGA: 3 Cara Manjur Lindungi Nomor WhatsApp dari Upaya Peretasan
Selama waktu ini, kota Athribis adalah ibu kota negara Mesir, yang terletak di sepanjang Sungai Nil. Tetapi meskipun Demotik jelas merupakan skrip yang lebih populer saat ini, bentuk hieroglif yang disederhanakan masih diajarkan kepada anak-anak.
"Fragmen di bawah, misalnya, adalah teks sekolah dari alfabet Hieratik, dengan setiap huruf disertai dengan burung yang sesuai," ujar Leitz.
Berbagai bahasa yang terlihat di ostraca di Athribis, termasuk hieroglif, Yunani, Arab, dan Koptik, mengisyaratkan sejarah kota yang penuh gejolak dan multikultural.
Lihat Juga :