Arkeolog Temukan Candi Buddha Abad Ke-3 Sebelum Masehi di Pakistan
Kamis, 03 Februari 2022 - 23:02 WIB
loading...
Arkeolog temukan komplek candi Buddha di Pakistan yang diperkirakan berasal dari abad ketiga sebelum masehi. Foto/ISMEO/Ca Foscari University of Venice
A
A
A
JAKARTA - Arkeolog temukan komplek candi Buddha di Pakistan yang diperkirakan berasal dari abad ketiga sebelum masehi. Dalam penggalian di candi Buddha itu, arkeolog juga menemukan 2.000 artefak, termasuk koin, permata, segel, potongan tembikar, pahatan batu, dan patung.
Luca Maria Olivieri, seorang arkeolog di Ca' Foscari University of Venice yang memimpin penggalian itu mengatakan, candi itu dibuat ketika Gandhara diperintah oleh kerajaan Indo-Yunani di India utara.
"Candi itu dibangun di atas candi Buddha sebelumnya yang mungkin berasal dari awal sebagai abad ketiga SM," katanya kepada Live Science, Kamis (3/2/2022).
Sisa-sisa galian kuil yang ditemukan sejauh ini, memiliki stupa setinggi 3 meter. Terdapat platform upacara yang di atasnya terdapat struktur silinder yang menampung monumen Buddha berbentuk kerucut atau kubah.
Kompleks candi yang dibangun dan direkonstruksi beberapa kali, juga termasuk stupa yang lebih kecil, ruang untuk biksu, tangga, podium pilar, ruang depan, dan halaman umum yang menghadap ke sebuah kuil kuno.
"Berdasarkan penanggalan radiokarbon, candi di Barikot ini merupakan salah satu monumen Buddha paling awal yang pernah ditemukan di wilayah Gandhara kuno," ujarnya.
Luca Maria Olivieri, seorang arkeolog di Ca' Foscari University of Venice yang memimpin penggalian itu mengatakan, candi itu dibuat ketika Gandhara diperintah oleh kerajaan Indo-Yunani di India utara.
"Candi itu dibangun di atas candi Buddha sebelumnya yang mungkin berasal dari awal sebagai abad ketiga SM," katanya kepada Live Science, Kamis (3/2/2022).
Sisa-sisa galian kuil yang ditemukan sejauh ini, memiliki stupa setinggi 3 meter. Terdapat platform upacara yang di atasnya terdapat struktur silinder yang menampung monumen Buddha berbentuk kerucut atau kubah.
Kompleks candi yang dibangun dan direkonstruksi beberapa kali, juga termasuk stupa yang lebih kecil, ruang untuk biksu, tangga, podium pilar, ruang depan, dan halaman umum yang menghadap ke sebuah kuil kuno.
"Berdasarkan penanggalan radiokarbon, candi di Barikot ini merupakan salah satu monumen Buddha paling awal yang pernah ditemukan di wilayah Gandhara kuno," ujarnya.
Lihat Juga :