Ponsel Atlet Olimpiade Beijing Rawan Diretas, Ini Pesan FBI

Rabu, 02 Februari 2022 - 11:25 WIB
loading...
Ponsel Atlet Olimpiade...
FBI meminta agar atlet dan pengunjung yang akan ke Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing untuk hati-hati karena ponsel mereka rawan diretas. Foto/BBC
A A A
WASHINGTON - FBI meminta agar atlet dan pengunjung yang akan ke Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing untuk meninggalkan ponsel pribadi mereka di rumah. Karena FBI menilai aplikasi yang diwajibkan untuk atlet dan pengunjung rawan disusupi malware .

Muncul dalam peringatan yang dikeluarkan FBI, ini termasuk serangan ransomware, malware, pencurian data, dan pemasangan alat pelacak pada perangkat seluler mereka.

"FBI mendesak semua atlet untuk menjaga ponsel pribadi mereka di rumah dan menggunakan telepon sementara saat di Beijing," tulisnya seperti dikutip BBC News, Rabu (2/2/2022).

BACA: Data 80% Penduduk Israel Dicuri Sangkanacil

FBI mengatakan, memang tidak ada ancaman spesifik terhadap Olimpiade tetapi pihaknya mendorong negara-negara mitra untuk tetap waspada.

Beberapa Komite Olimpiade Nasional di beberapa negara Barat juga mengingatkan kewaspadaan terhadap penggunaan ponsel pribadi.

Mereka melihat aplikasi resmi untuk Olimpiade yang wajib diunduh oleh atlet maupun pengunjung yang ingin menyaksikan Olimpiade Musim Dingin Beijing untuk keperluan pemantauan kesehatan Covid ternyata rawan disusupi.

BACA JUGA: Ilmuwan China Kembangkan Rahim Buatan dengan Teknologi AI

Berdasarkan pemeriksaan, aplikasi itu cacat enkripsi sehingga memungkinkan pihak ketiga untuk mengakses dokumen, audio, dan file. Kebijakan privasinya juga tidak jelas tentang siapa yang menerima dan memproses setiap data yang diunggah untuk itu.

Olimpiade Musim Dingin Beijing akan berlangsung pada 4 Februari hingga 20 Februari 2022. Ada sekitar 3.000 atlet yang akan bersaing untuk mendapatkan medali emas.

Pemerintah China telah menghabiskan anggaran USD3,9 miliar atau setara Rp55,8 triliun untuk menyukseskan gelaran olahraga musim dingin terbesar itu. Namun AS, Inggris, dan Kanada memastikan tidak akan megirim atletnya sebagai bentuk protes terhadap pelanggaran musim Uighur di China.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Siber Dimulai:...
Perang Siber Dimulai: Serangan Spyware di Indonesia Melonjak 64,2%, Negara Tetangga Ini Meledak 210%
Gawat, Google Search...
Gawat, Google Search Digunakan Hacker untuk Susupkan Malware lewat Situs Palsu
2,5 Miliar Lebih Data...
2,5 Miliar Lebih Data Pengguna Gmail Terancam Bocor
Wabah Digital di Saku:...
Wabah Digital di Saku: Serangan Malware di Ponsel Meledak, 12 Juta Pengguna Jadi Korban
Microsoft Klaim Selamatkan...
Microsoft Klaim Selamatkan 394.000 PC dari Malware Lumma Stealer, tapi Bahaya Tetap Mengintai!
HP Warning: Tes Verifikasi...
HP Warning: Tes Verifikasi CAPTCHA Palsu untuk Sebarkan Malware!
Profil David Rush, Eks...
Profil David Rush, Eks Pejabat CIA Miliki 303 Emas Batangan Bermodal Ijazah Palsu
Profil Monica Witt,...
Profil Monica Witt, Eks Perwira Angkatan Udara AS yang Membelot ke Iran
Eks Perwira AS Membelot...
Eks Perwira AS Membelot ke Iran, FBI Tawarkan Hadiah Rp3,5 Miliar untuk Memburunya
Rekomendasi
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved