Incar Teknologi Roket Ariane 6, Rusia Tempatkan Ilmuwan di Jerman Sebagai Spionase
Selasa, 01 Februari 2022 - 15:46 WIB
loading...
Jerman menuduh seorang peneliti Rusia, Ilnur Nagaev, memata-matai teknologi roket yang sedang dikembangkan untuk Badan Antariksa Eropa di sebuah universitas Bavaria. Foto/Autoevolution
A
A
A
BERLIN - Jerman menuduh seorang peneliti Rusia , Ilnur Nagaev, memata-matai teknologi roket yang sedang dikembangkan untuk Badan Antariksa Eropa di sebuah universitas Bavaria. Ilnur Nagaev dituduh menyebarkan rahasia tentang Ariane 6, sistem peluncuran satelit unggulan Eropa, kepada SVR, badan intelijen asing Rusia.
Dikutip SINDOnews dari laman thetimes, Senin (1/2/2022), Nagaev (29), kandidat doktor ilmu material dan asisten peneliti di Universitas Augsburg itu ditangkap musim panas lalu, tetapi tuduhan terhadapnya baru diumumkan hari ini. Nagaev diduga telah direkrut oleh SVR sekitar dua setengah tahun yang lalu.
Jaksa federal Jerman mengatakan, Nagaev telah bertemu "berkali-kali" dengan pawangnya, seorang perwira intelijen senior yang ditempatkan di Jerman. Dia diduga menyerahkan "informasi tentang proyek penelitian kedirgantaraan dan luar angkasa."
Baca juga; Ingin Kirim 5.000 Helm ke Ukraina, Jerman Diolok-olok
Laman autoevolution mengutip laporan Euronews, bahwa ilmuwan Rusia itu ditangkap pada musim panas 2021 dan didakwa melakukan spionase oleh jaksa Jerman. Nagaev telah bekerja sebagai asisten peneliti untuk seorang profesor sains dan teknologi di Universitas Bavaria sambil juga bertindak sebagai mata-mata, setidaknya sejak 2019.
Dikutip SINDOnews dari laman thetimes, Senin (1/2/2022), Nagaev (29), kandidat doktor ilmu material dan asisten peneliti di Universitas Augsburg itu ditangkap musim panas lalu, tetapi tuduhan terhadapnya baru diumumkan hari ini. Nagaev diduga telah direkrut oleh SVR sekitar dua setengah tahun yang lalu.
Jaksa federal Jerman mengatakan, Nagaev telah bertemu "berkali-kali" dengan pawangnya, seorang perwira intelijen senior yang ditempatkan di Jerman. Dia diduga menyerahkan "informasi tentang proyek penelitian kedirgantaraan dan luar angkasa."
Baca juga; Ingin Kirim 5.000 Helm ke Ukraina, Jerman Diolok-olok
Laman autoevolution mengutip laporan Euronews, bahwa ilmuwan Rusia itu ditangkap pada musim panas 2021 dan didakwa melakukan spionase oleh jaksa Jerman. Nagaev telah bekerja sebagai asisten peneliti untuk seorang profesor sains dan teknologi di Universitas Bavaria sambil juga bertindak sebagai mata-mata, setidaknya sejak 2019.
Lihat Juga :