Ponsel 5G Ancam Penerbangan Pesawat di Amerika, Ini Jawabannya!

Kamis, 20 Januari 2022 - 08:00 WIB
loading...
Ponsel 5G Ancam Penerbangan...
Penggunaan jaringan 5G di Bandara Amerika Serikat kini tidak diizinkan karena alasan keselamatan pesawat. Foto/NBC.
A A A
JAKARTA - Pemerintah Amerika Serikat meminta provider AT&T dan Verizon untuk tidak memperluas jaringan 5G ke beberapa bandara karena mengancam pesawat terbang. Permintaan itu akhirnya disetujui oleh AT&T dan Verizon.

Tidak hanya otoritas pemerintahan, sebanyak 10 maskapai penerbangan juga telah menyuarakan keluhan yang sama. Mereka khawatir penggunaan jaringan 5G di bandara justru akan membuat ribuan pesawat terbang terhambat dan paling fatal adalah gagal terbang hingga waktu yang tidak bisa ditentukan.

Pertanyaannya mengapa jaringan 5G jadi momok menakutkan buat pesawat terbang? Diketahui jaringan 5G adalah koneksi internet generasi terbaru yang memungkinkan penggunanya mengakses internet lebih cepat. Selain itu pengguna juga bisa mengunduh dan mengunggah data jauh lebih kencang dibanding jaringan internet sebelumnya.

Untuk memungkinkan hal itu, jaringan 5G mengandalkan pengunaan sinyal radio yang sangat besar. Di Amerika Serikat, frekuensi radio itu masuk dalam spektrum yang dinamai C-Band.

Masalahnya adalah frekuensi C-Band itu berdekatan dengan frekuensi yang dibutuhkan oleh radio altimeter yang ada di pesawat. Diketahui radio altimeter digunakan untuk menentukan ketinggian pesawat dari permukaan tanah. Selain itu radio altimeter juga digunakan umntuk penyediaan data keamanan serta sistem navigasi.

Baca juga : Siap-siap! Safety Car Porsche Taycan Formula E Bakal Sapa Jakarta

Ponsel 5G Ancam Penerbangan Pesawat di Amerika, Ini Jawabannya!


Frekuensi yang berdekatan itulah yang dikhawatirkan akan mengganggu radio altimeter bekerja dengan normal. Diduga frekuensi C-Band kemungkinan besar akan mengganggu pesawat yang akan mendarat.

Potensi gangguan itu memang sangat serius. Pada akhir 2020, Radio Technical Commission for Aeronautics (RTCA) merilis laporan yang memperingatkan potensi kegagalan bencana yang menyebabkan banyak kematian, jika pesawat tidak mendapatkan mitigasi yang tepat.

Baru-baru ini, regulator penerbangan AS, FAA, memperingatkan bahwa interferensi 5G dapat menyebabkan masalah dengan sejumlah sistem berbeda di dalam Boeing 787 Dreamliner.

Frekuensi C-Band yang digunakan jaringan 5G dikhawatirkan akan mengganggu altimeter memberikan informasi yang benar. Tentunya proses pendaratan pesawat akan jadi sangat berbahaya.

Potensi itu memang sangat besar terjadi mengingat regulator penerbangan di Amerika Serikat, Federal Aviation Administration (FAA) memperingatkan jaringan 5G bisa membuat masalah pada sistem pesawat Boeing 787 Dreamliner. Ini bisa menyulitkan untuk memperlambat pesawat saat mendarat, menyebabkannya membelok dari landasan.

Baca juga : Heboh Ghozali Minum Kopi di SCBD, Harganya Cuma Rp20.000-an


Dilaporkan BBC kondisi ini akan sangat berbeda di setiap negara. Pasalnya penggunaan frekuensi C-Band untuk jaringan 5G di berbagai negara ada dalam lingkup yang berbeda.

Di Amerika Serikat C-Band berdekatan dengan radio Altimeter dimana C-Band ada di frekuensi 3,7 GHz sedangkan radio altimeter di frekuensi 4,4 GHz. Di negara-negara Uni Eropa, frekuensi C-Band lebih rendah dibanding radio altimeter. Selain itu operasi C-Band juga tidak terlalu kuat seperti halnya di Amerika Serikat.

Kalau pun ada potensi, mereka umumnya sudah memasang Buffer Zone sehingga jaringan 5G tidak bisa bekerja di wilayah bandara.

Bagaimana dengan di Indonesia? Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate , menjelaskan frekuensi jaringan 5G yang digunakan di Indonesia memiliki rentang 3,4-3,6 Giga Hertz (Ghz) atau tidak berbenturan dengan frekuensi radio altimeter.

“Dengan memperhatikan memperhatikan alokasi untuk frekuensi radio altimeter yang telah ditetapkan radio regulation International Telecomunication Union (ITU) di rentang 4,2-4,4 Ghz, maka pengaturan frekuensi 5G di Indonesia dapat dikatakan relatif aman (untuk digunakan di Kawasan bandara),” ujar Menkominfo.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadirkan XL Ultra 5G+,...
Hadirkan XL Ultra 5G+, XLSmart Operasikan 1.000 BTS di Surabaya
Satelit Terbesar di...
Satelit Terbesar di Dunia Diluncurkan, Sinyal 5G Dipantulkan dari Luar Angkasa
Serangan Ransomware...
Serangan Ransomware Lumpuhkan Sejumlah Bandara di Eropa
Eropa Chaos! Tiga Bandara...
Eropa Chaos! Tiga Bandara Raksasa Tumbang Seketika, Peringatan Keras untuk Keamanan Bandara di Indonesia
Bandara-bandara Besar...
Bandara-bandara Besar Eropa Kena Serangan Siber
Drone Otonom 5G Mengudara...
Drone Otonom 5G Mengudara di Cikarang: Revolusi Logistik atau Ancaman Baru Bagi Tenaga Kerja?
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Joy Air Bangkrut, Ribuan...
Joy Air Bangkrut, Ribuan Penumpang di China Telantar
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Rekomendasi
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Berita Terkini
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved