Sabar, Taksi Udara Baru Akan Populer 20 Tahun Lagi

Rabu, 12 Januari 2022 - 19:30 WIB
loading...
Sabar, Taksi Udara Baru...
Pasar taksi udara diproyeksikan akan meningkat hingga 30 persen pada 2040 mendatang.
A A A
JAKARTA - Kemajuan teknologi membuat teknologi Urban Air Mobility (UAM) yang digadang-gadang sebagai salah satu teknologi mobilitas generasi berikutnya berkembang dengan sangat cepat.

Tidak hanya akan mengurangi lalu lintas di jalan, UAM diahrapkan juga meningkatkan kenyamanan pergerakan kendaraan dan transportasi.

BACA JUGA: Pelajaran yang Dipetik dari Maraknya Kebocoran Data Pribadi

Dilansir dari Hindustan Times, Rabu (12/01), dengan dimulainya pembangunan infrastruktur Urban Air Mobility (UAM) oleh pemerintah Korea Selatan, negara tersebut memperkirakan pasar taksi udara akan tumbuh sebesar 1.700 triliun won pada 2040.

Perusahaan investasi AS Morgan Stanley memperkirakan bahwa pasar UAM global akan meningkat sebesar 30 persen per tahun antara 2021 dan 2040. Sehingga menyentuh jumlah yang sangat besar yakni USD1,5 triliun (1.700 triliun won) pada 2040.

Hal ini akan membuat teknologi transportasi udara akan berubah drastis. Keuntungannya, adopsi energi ramah lingkungan terus meningkat.

Selain itu, kehadiran teknologi tersebut diharapkan dapat memecahkan masalah jaringan transportasi di kota-kota dengan populasi tinggi. Porsche Consulting juga memperkirakan bahwa setengah dari transportasi drone akan menjadi transportasi umum dan lumrah pada 2035.

Pada 28 Desember silam, Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi menyetujui proyek percontohan UAM.

Proyek tersebut ditujukan untuk memverifikasi keselamatan dan menyiapkan sistem operasi dan standar teknologi UAM sebelum dikomersialkan.

Tahap pertama proyek “Grand Challenge” itu akan dilakukan tahun depan di Pusat Uji Kinerja Penerbangan Komprehensif Nasional di Goheung, Jeollanam-do.

Untuk demonstrasi tahap kedua, uji operasi akan dilakukan di jalur UAM bandara-kota, yang diharapkan menjadi yang pertama dikomersialkan pada 2025.

Aliansi K-UAM Dream Team meliputi Hanwha System, SK Telecom, Korea Airports Corporation, dan Korea Transport Institute. Perusahaan-perusahaan raksasa itu akan berkolaborasi untuk membentuk industri UAM.

Sabar, Taksi Udara Baru Akan Populer 20 Tahun Lagi

Selain itu, perusahaan UAM Hyundai Motor Group “Supernal” telah menandatangani kemitraan dengan tiga perusahaan, diantaranya meliputi Altitude Angel di Inggris, Sky Road di Jerman dan One Sky di AS.

Kolaborasi itu dilakukan untuk bekerja sama dalam menetapkan standar industri. Korea Airports Corporation dan Hanwha System telah mendemonstrasikan teknologi canggih mereka.

Pertama, melakukan demonstrasi bandara UAM untuk pertama kalinya di Korea dan juga meluncurkan vertiport masa depan menggunakan sistem kontrol pesawat UAM terintegrasi dan terminal penerbangan bisnis.

Taksi terbang atau mobil drone disebut-sebut lantas digunakan sebagai mode mobilitas generasi berikutnya yang akan membantu mengurangi lalu lintas di jalan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Intelijen AS Sebut Iran...
Intelijen AS Sebut Iran Siapkan Drone yang Lebih Canggih dari yang Ada Sekarang
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Gara-gara Senjata Murahan...
Gara-gara Senjata Murahan Iran, Negara Teluk Siap Borong Drone Paket Hemat
DJI Gugat Insta360 karena...
DJI Gugat Insta360 karena Dicurigai Curi Enam Paten Teknologinya
Bukan Cuma Adu Rudal,...
Bukan Cuma Adu Rudal, Hacker dan AI Jadi Malaikat Maut di Perang AS-Israel vs Iran
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Drone dan Rudal Merusak...
Drone dan Rudal Merusak Bandara Kuwait, Beberapa Orang Terluka, Penerbangan Terganggu
Mantan Direktur CIA...
Mantan Direktur CIA Sebut Perang Drone Picu Bahaya dan Peluang, Ini 5 Alasannya
Rekomendasi
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
Berita Terkini
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved