Kanada Periksa 33 Juta Ponsel Rakyatnya

Senin, 27 Desember 2021 - 00:15 WIB
loading...
Kanada Periksa 33 Juta...
PHAC membeli data lokasi dan pergerakan dari raksasa telekomunikasi Kanada, Telus untuk memahami hubungan antara pergerakan populasi di Kanada dan penularan Covid-19. FOTO/ IST
A A A
OTTAWA - Pemerintah federal Kanada mengaku diam-diam memata-matai pergerakan warganya selama jam malam Covid-19 dengan melacak sebanyak 33 juta ponsel.

"Badan Kesehatan Masyarakat Kanada (PHAC) memata-matai perangkat untuk mengakses respons publik selama jam malam Covid-19," kata badan itu pekan lalu, membenarkan laporannya oleh publikasi internet Blacklock's Reporter tulis The New York Time dalam laporannya Minggu (26/12/2021).

BACA JUGA - Bertambah 92 Kasus Covid-19, DKI Jakarta Terbanyak

Menurut badan Statistik Kanada, negara ini memiliki populasi 38 juta.

“Bukti datang dari banyak sumber, dari negara-negara di seluruh dunia bahwa apa yang dilihat sebagai spionase pasca-9/11 (untuk tujuan keamanan) sekarang diambil alih oleh spionase pandemi,” kata David Lyon, penulis laporan berjudul Pandemic Surveillance.

PHAC membeli data lokasi dan pergerakan dari raksasa telekomunikasi Kanada, Telus untuk memahami hubungan antara pergerakan populasi di Kanada dan penularan Covid-19.

Organisasi kesehatan masyarakat berencana untuk terus memata-matai pergerakan warga Kanada setidaknya selama lima tahun ke depan dalam upaya untuk mengendalikan penyakit menular lainnya, mencegah penyakit kronis dan memantau kesehatan mental warganya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wabah Digital di Saku:...
Wabah Digital di Saku: Serangan Malware di Ponsel Meledak, 12 Juta Pengguna Jadi Korban
Fenomena Cahaya Aneh...
Fenomena Cahaya Aneh Berwarna-warni Terlihat di Langit Kanada
Alasan Keamanan Siber,...
Alasan Keamanan Siber, Kanada Blokir TikTok
Malware Android Necro...
Malware Android Necro Menginfeksi 11 Juta Perangkat, Hapus Aplikasi Ini di HP Anda Sekarang!
Bagaimana Cara Melindungi...
Bagaimana Cara Melindungi Diri dari Malware? Lakukan 5 Langkah Ini
Inilah 10 Malware Paling...
Inilah 10 Malware Paling Berbahaya di Indonesia Sepanjang 2023
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Asap Kebakaran Hutan...
Asap Kebakaran Hutan Kanada Serbu New York, Trump Ancam Beri Tarif Baru
Rekomendasi
Rupiah Tembus 18.009...
Rupiah Tembus 18.009 per Dolar AS, Pasar Respons Negatif Mundurnya Bos BI
Purbaya Bakal Menemui...
Purbaya Bakal Menemui Pejabat BI usai Perry Warjiyo Mundur
Prioritaskan Lingkungan,...
Prioritaskan Lingkungan, PT Dairi Prima Mineral Pilih Tambang Bawah Tanah
Berita Terkini
Waspadai Heat Stroke,...
Waspadai Heat Stroke, Jakarta Bakal Terasa Jauh Lebih Gerah hingga Akhir September 2026
Apple Siap Kenalkan...
Apple Siap Kenalkan Kacamata Pintar Terbaru di WWDC 2027
Dukung Vokasi, LG Hadirkan...
Dukung Vokasi, LG Hadirkan Kelas Multimedia Modern di SMKN 2 Tangerang Selatan
Nothing Ear (3a): Berani...
Nothing Ear (3a): Berani Beda di Pasar yang Menghukum Merek Asing
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Infografis
Rp708 Juta per Jam,...
Rp708 Juta per Jam, Biaya Operasional F-35 Israel Sekali Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved