Lark Satu Teknologi Penggerak Bisnis Saat Perusahaan Terapkan Kerja Hybrid

Kamis, 23 Desember 2021 - 15:33 WIB
loading...
Lark Satu Teknologi...
Lark, aplikasi kolaborasi generasi masa depan yang berkantor pusat di Singapura hadirkan teknologi yang membantu perusahaan untuk menerapkan sistem kerja hybrid. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Pergerakan ekonomi di masa pandemi Covid-19 tidak dapat dianggap remeh, perusahaan membutuhkan satu teknologi digital yang memadai agar bisa terus bertahan. Terlihat hampir 2 tahun ini, tempat dan budaya kerja di seluruh dunia telah berubah drastis.

Bagaimana tidak, aktivitas bisnis di era digital ini sudah tak mengenal batas dan jarak. Semua harus bisa dilakukan kapan saja di mana saja.

Selain harus beradaptasi dengan sistem kerja jarak jauh, berbagai bisnis juga harus mulai menerapkan teknologi digital yang tepat sehingga produktivitas tetap terjaga. Oleh sebab itu, dibutuhkan satu platfrom digital yang bisa membantu agar perusahaan bisa tetap menjalankan bisnisnya.


Guna membantu menghadapi tantangan tersebut, Lark Technologies Pte. Ltd., perusahaan teknologi berbasis di Singapura menghadirkan teknologi yang bisa dipakai oleh semua karyawan.

Lark Satu Teknologi Penggerak Bisnis Saat Perusahaan Terapkan Kerja Hybrid


Suryanto Lee, Lark Senior Professional Service Consultant untuk Indonesia, mengatakan tantangan utama metode kerja hibrida terletak pada kemampuan perusahaan untuk menerapkan platform teknologi digital yang komprehensif.

''Perangkat ini harus bisa digunakan semua karyawan, bukan hanya para ahli IT di perusahaan saja. Setiap karyawan di dalam perusahaan harus beradaptasi dengan platform yang ada untuk mendapatkan manfaat secara penuh." tutur Suryanto Lee dalam Virtual Meeting saat memperkenalkan Lark beberapa waktu lalu.


Suryanto Lee menjelaskan, Sebuah survei yang dilakukan terhadap para profesional, manajer, dan karyawan di Singapura oleh sebab itu, Lark aplikasi kolaborasi generasi masa depan yang berkantor pusat di Singapura, mengungkap bahwa 94% responden menginginkan untuk terus bekerja secara fleksibel -- dan keinginan ini datang dari Singapura, sebuah negara yang kondisi lalu lintasnya tidak serumit kemacetan di Jabodetabek, namun para pekerja profesional tetap mengalami kesulitan untuk menerapkan 'work-life balance'.

"Pada kenyataannya, tuntutan ekosistem hibrida ini memaksa perusahaan untuk memikirkan kembali semua sistem dan pengaturan dasar yang ada. Dalam prosesnya, persoalan ini bukan hanya menjadi masalah terkait IT tapi juga masuk dalam ranah SDM. Dengan fungsi dan fitur yang terpadu, Lark, aplikasi kolaborasi dan komunikasi all-in-one, mengintegrasikan tugas, proses kerja, dokumen, dan data dengan mulus untuk memberikan konektivitas dan keamanan tinggi kepada para pengguna." jelas Suryanto Lee.

Lebih lanjut Suryanto Lee, memaparkan sebuah survei Global Talent Trend 2021 yang dilakukan oleh JobStreet, BCG, dan The Network pada November-Desember 2020 terhadap lebih dari 33.000 responden yang mayoritas berusia 20-40 tahun dan berpendidikan Sarjana (S1), menemukan bahwa karyawan di Indonesia sangat menyukai pengaturan kerja secara hybrid atau hibrida.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stockbit dan Fullerton...
Stockbit dan Fullerton Fund Bangun Kerjasama Strategis
Potensi Talenta Digital...
Potensi Talenta Digital Indonesia Berkarakteristik
Predator Seksual Manfaatkan...
Predator Seksual Manfaatkan Aplikasi Keamanan Life360 untuk Memantau Korbannya
Sri Lanka Luncurkan...
Sri Lanka Luncurkan Aplikasi untuk Melindungi Wisatawan
Panduan Kerja Hybrid...
Panduan Kerja Hybrid HP Pertama Penunjang Perangkat Teknologi Digital
2 Pendiri Instagram...
2 Pendiri Instagram Luncurkan Aplikasi Artifact Berteknologi AI
Migo, Hadirkan “Paket...
Migo, Hadirkan Paket Nonton Selamanya untuk Bisa Nikmati Konten Digital Selamanya, Gak Pake Kuota, Gak Pake Iklan, Gak Pake Lemot.
5 Kebiasaan Digital...
5 Kebiasaan Digital yang Harus Dilakukan di Awal 2023
Gandeng Orbit, Lintasarta...
Gandeng Orbit, Lintasarta Tingkatkan Keterampilan Digital Masyarakat NTT
Rekomendasi
Hasil Timnas Indonesia...
Hasil Timnas Indonesia U-17 vs Korea Selatan U-17: Mierza Buang Peluang Emas, Babak Pertama 0-0
Siapa Walid Ahmad? Remaja...
Siapa Walid Ahmad? Remaja Palestina yang Tewas di Penjara Israel Dikenal Pencetak Gol Terbanyak di Timnya
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Futsal Indonesia Meroket: Posisi 21 Dunia, Top 4 Asia!
Berita Terkini
Gempa Myanmar Hancurkan...
Gempa Myanmar Hancurkan Kota Purba di Mandalay
2 jam yang lalu
Batas Waktu Berakhir...
Batas Waktu Berakhir Besok! TikTok Belum Laku Terjual
3 jam yang lalu
Mulai DJI, DeepSeek,...
Mulai DJI, DeepSeek, hingga TikTok, Inilah Fantastic Four Taipan Teknologi China yang Mengukir Jejak Inovasi Global
7 jam yang lalu
Bos Epic Games Sebut...
Bos Epic Games Sebut Apple dan Google Lakukan Monopoli dan Berbisnis ala Mafia
7 jam yang lalu
Poco M7 Pro 5G Tawarkan...
Poco M7 Pro 5G Tawarkan Spek Gaming Ramah Kantong, Resmi Rilis 7 April 2025!
8 jam yang lalu
Jadi Senjata China Lawan...
Jadi Senjata China Lawan Tarif Impor, AS Bidik 140 Perusahaan Chip
8 jam yang lalu
Infografis
Bisnis Hiburan hingga...
Bisnis Hiburan hingga Klub Sepakbola, Ini 5 Perusahaan Raffi Ahmad
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved