Panen Sayuran Melimpah di Rumah Kaca Antartika, Pertanda Baik untuk Kolonisasi Mars

Minggu, 12 Desember 2021 - 18:09 WIB
loading...
Panen Sayuran Melimpah...
Rumah kaca di Antartika yang dikenal dengan nama EDEN ISS berlokasi dekat Stasiun Neumayer III, sebuah pos penelitian kutub di Ekström Ice Shelf di pantai timur Antartika. Foto/DLR/space.com
A A A
ANTARTIKA - Rumah kaca di Antartika yang dikenal dengan nama EDEN ISS berhasil panen secara melimpah sejumlah sayuran dan rempah-rempah. EDEN ISS merupakan laboratorium untuk menguji teknologi pangan yang akan diterapkan untuk koloni ke planet Mars.

Rumah kaca EDEN ISS dioperasikan oleh Pusat Dirgantara Jerman (Deutsches Zentrum für Luft- und Raumfahrt atau disingkat DLR). Lokasinya dekat Stasiun Neumayer III, sebuah pos penelitian kutub di Ekström Ice Shelf di pantai timur Antartika. (Baca juga; 4 Alasan Pesawat Tidak Terbang di Antartika )

Para ilmuwan menanam berbagai sayuran, seperti brokoli, kembang kol, kohlrabi, lobak, cabai, tomat, mentimun, dan berbagai selada, dan remah-rempah. Sayuran dan rempah-rempah ditanam tanpa menggunakan tanah dan tanpa menggunakan cahaya alami dari matahari.
Panen Sayuran Melimpah di Rumah Kaca Antartika, Pertanda Baik untuk Kolonisasi Mars

Sayuran di rumah kaca ditanam menggunakan teknik aeroponik, dengan menyemprotkan larutan kaya nutrisi ke akar tanaman yang tersuspensi di udara. Rumah kaca sepenuhnya beroperasi secara artifisial selama sembilan minggu pada musim dingin Antartika yang gelap gulita.

Setelah sembilan minggu sayur mayur dan rempah-rempah yang ditanam akhirnya bisa dipanen secara melimpah. Keberhasilan ini menunjukkan harapan untuk misi luar angkasa di masa depan, di antaranya koloni ke Mars. (Baca juga; Lubang Ozon di Atas Antartika Semakin Membesar, NASA Sebut Luasnya 24,8 Juta Km Persegi )

"Kami belum pernah bisa menanam begitu banyak varietas sayuran dan rempah yang berbeda selama misi musim dingin dengan EDEN ISS," Daniel Schubert, pemimpin proyek EDEN ISS dari DLR, dikutip SINDOnews dari laman space.com, Minggu (12/12/2021).

Beberapa sayur mayur yang ditanam oleh Ilmuwan NASA Jess Bunchek, sebelumnya sudah pernah dicoba ditanam di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS). Para ilmuwan berencana untuk membandingkan bagaimana tanaman tumbuh di rumah kaca "luar angkasa" berbasis Bumi dibandingkan dengan yang tumbuh di dua taman mini di pos orbit, eksperimen Veggie dan Advanced Plant Habitat.

"Saya lega dengan tanaman ini telah tumbuh secara baik sejauh ini. EDEN ISS unik dan inovatif dalam hal itu. Kami mengumpulkan sejumlah besar data tentang kinerja dan ketahanan sistem, kesehatan dan produksi tanaman, lingkungan dan mikrobiologi tanaman, keamanan pangan, nutrisi, psikologi kru dan input yang diperlukan seperti daya, air dan waktu kru," kata Bunchek.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Era ISS Berakhir, China...
Era ISS Berakhir, China Siap Kuasai Langit dengan Perluas Tiangong
Pulau Misterius Ditemukan...
Pulau Misterius Ditemukan di Zona Berbahaya Antartika
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi...
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi di Gletser Kiamat Antartika
Bakal Hancur Total,...
Bakal Hancur Total, Gunung Es di Antartika Berubah Warna Jadi Biru
Astronot NASA Siap Tinggalkan...
Astronot NASA Siap Tinggalkan ISS karena Masalah Kesehatan
Astronot NASA Ucapkan...
Astronot NASA Ucapkan Selamat Tinggal ISS setelah 245 Hari Mengorbit
Ini 4 Makanan Pencegah...
Ini 4 Makanan Pencegah Kanker Usus Besar, Mudah Ditemui Sehari-hari
Ini yang Terjadi pada...
Ini yang Terjadi pada Tubuh jika Tak Pernah Makan Sayuran
Makan Sayur Kok Malah...
Makan Sayur Kok Malah Gemuk? Ini Penjelasan Menkes Budi Gunadi
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Meksiko...
Piala Dunia 2026: Meksiko Bidik Start Sempurna, Afrika Selatan Jadi Korban Pertama?
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Berita Terkini
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved